Echa menunggu, tapi tidak tahu apa yang ditunggu. Tengah menunggu apa, apakah menunggu kembalinya seseorang, memastikan perasaannya sendiri atau menunggu perasaannya hilang, habis dimakan waktu?
.
Entahlah, perasaannya hampa. Entah karna rasa yang telah dibawa pergi, atau Echa yang balik ke dunianya yang dulu sepi. Perasaannya sangat kompleks.
Pulang yang Echa inginkan bukanlah "rumah" yang sering Echa sebut, bukan pula tempatnya untuk kembali.
.
Echa merasa seperti berada di persimpangan jalan, tidak tahu harus melangkah ke arah mana?
.
Apakah badai hebat itu akan tetap hadir untuk membentuknya menjadi lebih baik?
Mungkin iya, karna tanpa itu ia tidak akan mengenal Allah lebih dalam, mungkin belum tentu Allah akan mempertemukan Echa dengan orang-orang yang berarti, dan mungkin Echa tidak akan dikasihi secara berlebih dan mendapatkan kasih sayang yang begitu besar.
♡♡♡
wattpad present.
Ella Aminatuz Zahro, real life author.
Mohon bijak dalam membaca, mohon maaf jika ada penulisan kata ataupun kejadian yang sedikit berbeda, baik pengucapan kalimat ataupun mengenai penyampaian perasaan.
hope you enjoy✨🌷
[⚠PLAGIAT DILARANG MENDEKAT⚠]
Tahap revisi, jadi kalo update lama mohon maaf.
( ꈍᴗꈍ)
"Setelah badai, bolehkah aku berharap pelangi? Ataukah luka ini hanya akan terus jatuh tanpa henti? Bukankah setiap orang berhak bahagia? Lalu, kapan giliranku?"
Shasya, seorang remaja yang hidup dalam bayang-bayang konflik keluarga dan cinta yang tak tertebak. Hidupnya berubah drastis setelahnya berbagai kejadian tak terduga mengguncang dunianya.
Di tengah kekacauan hidupnya, muncul Eza-cowo dingin yang tak terduga bisa menjadi tempat berteduh. Tapi apakah kehadirannya membawa ketenangan atau justru membuat segalanya semakin rumit?
Siapa yang sebenarnya akan berubah-Shasya atau Eza? Dan apakah kebahagiaan benar-benar menunggunya di ujung jalan?"
♡"YOU ARE MY ONLY ONE"♡
Happy Reading ❤️
Maaf, karena cerita ini aku revisi habis-habisan. Update kalo gak mager 😁