Rahasia Dibalik Hujan

Rahasia Dibalik Hujan

  • WpView
    LETTURE 7,840
  • WpVote
    Voti 343
  • WpPart
    Parti 15
WpMetadataReadCompleta mar, ott 25, 2016
Prilly Latuconsina. Siapa yang tak kenal dia, cewek yang sedikit tomboi ini merupakan kapten tim basket putri yang terkenal di sekolahnya. Kehidupan remajanya bisa di bilang sangat normal, sama seperti kebanyakan remaja putri lainnya jika saja tak ada yang namanya Ali di kehidupan sekolahnya. Entah mengapa kapten tim basket cowok itu selalu mampu membuat Prilly naik pitam dengan semua tingkah jahil dan ajaibnya. Walaupun lebih sering bertengkar dari pada akur baik Ali maupun Prilly memiliki persamaan yang unik, mereka sama sama belum pernah terlihat menggandeng lawan jenis alias pacar. Bukan karena mereka tak laku, jangan tanya berapa banyak yang mengantri untuk jadi pasangan mereka namun belum ada yang mampu membuat keduanya berkeinginan untuk menjalin suatu hubungan. Jika Ali belum berpacaran karena belum menemukan yang cocok maka lain halnya dengan Prilly yang menunggu cinta pertamanya untuk kembali. Saat kejahilan berubah menjadi perasaan lain yang istimewa mampukah Ali membuat Prilly berpaling dari cinta pertamanya?? Dan siapakah yang akan di pilih Prilly jika saat rasa untuk Ali mulai timbul dan cinta pertamanya juga kembali?? Penasaran?? yuk di baca, tapi maafkan reta untuk very very slow update karena banyak hal yang terjadi hehe.. Salam sayang, Reta
Tutti i diritti riservati
#861
aliprilly
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Stay (Away)
  • Strength In The Heart
  • Love to Change Everything (PRIVATE-EDITING)
  • Everything has Changes
  • Dia Bahagiaku
  • Destiny And You
  • You Broke My Heart*editing*
  • Fragile
  • OMBROPHOBIA

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti