Game On

Game On

  • WpView
    Reads 1,073
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 3, 2015
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
"Semoga kau tahan bekerja denganku." Ia sama sekali tak menghiraukan uluran tangan Ryan dan terus menatap genangan darah di atas permadani putih dihadapannya yang mulai di gulung para petugas. Ryan hanya bisa menarik kembali tangannya dan terdiam seribu bahasa. "Dan jangan panggil saya Pak, itu membuat saya merasa tua. panggil saya Alan." Alan, seorang penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya dengan catatan kinerja yang gemilang namun bersifat keras, masa bodo, sarkastik dan semua sifat manusia yang akan sangat dihindari orang tua jika memiliki seorang putra. Ryan, anak bawang polos yang tak pernah ditugaskan kerja lapangan apalagi menangani suatu kasus harus menjadi ajudan pribadi Alan yang...brengsek. Bisakah mereka mengungkap kasus pembunuhan seorang CEO perusahaan yang seakan tak berujung dan penuh intrik? "Aku bahkan tak akan peduli jika kucing itu mati karena cara menyetirmu yang payah." Jawab Alan. *Warning : ManxMan & Graphic Violence - Read with your own risk KyisKoiwai
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Baby Lele (On Going)
  • Dormant: No Justice [BL]
  • VALEN and The Guide of Shadow
  • [C]✓Mrs. Kai Harrieth
  • Anathan [END]
  • Obsessed : Project IRIS
  • Conscience.
  • 𝑮𝑨𝑫𝑰𝑺 𝑷𝑶𝑳𝑶𝑺 𝑴𝑰𝑳𝑰𝑲 𝑴𝑨𝑭𝑰𝑨

(BUKAN BL❎) Judul sebelumnya (Who Knows?) Di awal part memang kurang menarik tapi dipart selanjutnya dijamin bakal ketagihan ......... "Ini lumah papa?" tanya anak itu dengan wajah cengo. Darion terkekeh kemudian menutup mulut sang anak yang sedang ternganga. "Bukan sayang, ini rumah kita," jawab sang papa dan langsung membuat Leon menatap wajah papa nya. "Papa nepet dimana? syampai bisya puna lumah besyan syepelti ini." Apa katanya? Darion yang sebelumnya berbangga diri dapat memperlihatkan rumah hasil kerja kerasnya harus dihempaskan ke jurang terdalam karena pertanyaan anaknya yang bilang Mansion megah itu adalah hasil ngepet! Supir nya bahkan sampai membekap mulutnya dengan tangan karena tawanya yang tiba-tiba akan meledak mendengar pertanyaan polos anak bosnya. "Sayang papa tidak ngepet papa memiliki sebuah perusahaan dan papa adalah bos nya makannya bisa memiliki tempat untuk kita bernaung sekarang," jelas Darion dengan sabar. Leon mengangguk-angguk tanda mengerti. "Ohh papa yan jaga lilin pasyi pelihalaan babi papa ada banak, nanti Lele mau liat ya papa." Oh Tuhan, anak itu salah tangkap! .......... ❎Stopp plagiator dilarang mendekat! Punya malu sikit lahh kalau mau punya cerita buat sendiri! Jangan nyolong punya orang:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines