Na-update namin ang aming Mga Alituntunin sa Nilalaman.
Suriin ang pinakabagong mga alituntunin para patuloy na makapagbahagi ng mga kuwento nang ligtas.
Matuto pa
Game On

Game On

  • WpView
    MGA BUMASA 1,073
  • WpVote
    Mga Boto 41
  • WpPart
    Mga Parte 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Apr 3, 2015
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
"Semoga kau tahan bekerja denganku." Ia sama sekali tak menghiraukan uluran tangan Ryan dan terus menatap genangan darah di atas permadani putih dihadapannya yang mulai di gulung para petugas. Ryan hanya bisa menarik kembali tangannya dan terdiam seribu bahasa. "Dan jangan panggil saya Pak, itu membuat saya merasa tua. panggil saya Alan." Alan, seorang penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya dengan catatan kinerja yang gemilang namun bersifat keras, masa bodo, sarkastik dan semua sifat manusia yang akan sangat dihindari orang tua jika memiliki seorang putra. Ryan, anak bawang polos yang tak pernah ditugaskan kerja lapangan apalagi menangani suatu kasus harus menjadi ajudan pribadi Alan yang...brengsek. Bisakah mereka mengungkap kasus pembunuhan seorang CEO perusahaan yang seakan tak berujung dan penuh intrik? "Aku bahkan tak akan peduli jika kucing itu mati karena cara menyetirmu yang payah." Jawab Alan. *Warning : ManxMan & Graphic Violence - Read with your own risk KyisKoiwai
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • MCI - Got Him!
  • Case Of Love [BL]
  • Commit Crime✔️ [Johnten] END
  • 4 PRINCE MAFIA [ON GOING]
  • VALEN and The Guide of Shadow
  • Anathan [END]
  • Umbra Dominus
  • [C]✓Mrs. Kai Harrieth

Aksi saling dorong itu tidak berlangsung lama, karena mereka langsung mengepalkan tangan dan meninju satu sama lain. Mereka bergelut, berguling di trotoar, lalu kembali bergulat saling mencengkram tangan dan mencoba saling menjatuhkan. Bahkan wajah mereka sudah ada memar akibat pukulan-pukulan yang mereka layangkan. Entah harus sedih atau senang, tidak banyak orang yang melihat karena kami memang berada di balik mobil. Aku yang sudah tidak tahan dengan pertarungan mereka akhirnya memutuskan untuk memisahkan mereka dan menempatkan diriku tepat di antara mereka. "Kubilang hentikan!!" kataku merentangkan tanganku ke wajah mereka masing-masing. ----- Target mereka mulai berani menampakkan wajahnya secara langsung. Tapi untuk menangkapnya, mereka harus berurusan dengan pihak lain yang terhubung dengan tersangka mereka itu. Cerita ini hanyalah fiktif belaka. Kesamaan latar tempat, waktu, karakter, serta nama tokoh hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan untuk dramatisasi penulisan cerita. Selamat membaca!

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman