HADIAH TERAKHIR (Ernes&Hana)

HADIAH TERAKHIR (Ernes&Hana)

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 21, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
'Jika ikhlas itu mudah, maka kehilangan itu hanyalah sebuah Kata, mudah diucapkan tapi begitu sulit dirasakan. Jika ikhlas itu mudah, maka melepas kepergianmu tak kan mungkin sesakit ini.' Menghantui selayaknya bayang namun semakin nyata sesaat ku tersadar dan semuanya tlah hilang.' Sebuah kisah cerita cinta dua insan yang seakan telah terikat benang merah takdir yang telah tertaut semenjak tumbuh bersama dalam belai kasih dua ibu penyayang, yakni.. Bunda Teresa sang ibu Ketua Panti dan ibu Ana sang donatur penyokong sekaligus sukarelawan di 'Panti Asuhan Kasih Bunda', Ibundanya Ernes si bocah bandel yang selalu ngekor-ngekorin blio, teman bermainnya Hana si bocah bawel penghuni Panti. Bocah-bocah yang dipertemukan kembali lewat sebuah insiden kocak menggelikan setelah berpisah lebih dari dua dekade lamanya. Dikala Ernes si Pria yang tengah berduka karena sebuah kehilangan ditinggal pergi sang ibu tercinta dan Hana si wanita yang telah kembali pulang dari sebuah perjuangan panjang menggapai mimpi citanya menjadi seorang dokter muda terbaik di luar negeri. Dua pribadi yang tengah berusaha menggapai-gapai ujung simpul benang merah kenangan diantara ke-egoan dalam diri mereka masing-masing dengan dibantu sentuh kasih Bunda Teresa, yang seakan-akan oleh takdir ditunjuk untuk melanjutkan tongkat estafet dari almh. ibu Ana guna memberikan sebuah Hadiah Terakhir kepada kedua anak tercintanya tersebut lewat selembar Surat Terakhir yang berisi pinta penuh makna.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Empty | 00L NCT Dream
  • Ashita 2  :   your Memory Of Darkness
  • Aura dan Lingkaran Setan
  • LimMit! (Sudah Revisi)
  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • GrapicH [✔] JOHNTEN FML
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • SASHI

Di panti asuhan adalah hal yang bahagia untuk mereka. Byan yang tidak tau keberadaan kedua orang tuanya dan hanya di nafkahi oleh kakek dan neneknya yang sedang mengurus perusahaan di luar kota bahkan luar negeri, Arlen yang jarang bisa merasakan kehangatannya sebuah keluarga dan hanya bisa merasakannya saat runtuh atau berhasil, Galih yang merupakan anak dari ibu dan bapak dari panti asuhan dan merupakan anak tunggal, dan yang terakhir adalah Juna yang tidak tau arti kehangatan keluarga sebenarnya itu apa. Punya banyak teman, punya adik-adik asuh, juga bertemu dengan banyak orang tua yang terpaksa menitipkan anaknya ke panti untuk urusan di luar kota bahkan ada yang sampai di luar negara. Bagi Byan, bertemu dengan teman-temannya adalah keberkahan sesungguhnya. Kalau ada yang mau merawatnya pun, dia tak butuh. yang di butuhkan adalah tiga sahabat nya. Mereka sudah saling bergantung satu sama lain. Bahkan kalau bisa, Byan menyerahkan hidupnya demi kebahagiaan sahabatnya. "Sahabat gue harus tau rasanya kebahagiaan." -Byan "Kita itu satu. Kita tetap kita. Empat tetap empat. Ga kurang, ga lebih." -Arlen "Yang gue butuh itu kalian. Gue butuhnya kalian. Selain kalian, ga ada lagi!" -Galih "Dari kecil bareng, sedih bareng, main bareng, nangis pun bareng. Makan aja kadang bareng. Kalau mati? gue sendiri aja. Lo semua bahagia aja dulu, ya?" -Juna [100% FICTION] [Friendship] [Harsh words]

More details
WpActionLinkContent Guidelines