Aku dan Keluargaku [ Slow Up ]

Aku dan Keluargaku [ Slow Up ]

  • WpView
    GELESEN 244
  • WpVote
    Stimmen 25
  • WpPart
    Teile 10
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mo., Jan. 6, 2025
Lucas seorang anak yang di buang oleh keluarganya karena perekonomian keluarga yang tidak berkecukupan orang tuanya meninggal kan Lucas yang masih kecil dia sebuah rumah yang entah milik siapa Anak dengan sejuta tawa itu harus dipendam ketika semesta jahat pada dirinya, anak dengan luka terbesarnya Dikecewakan oleh orang yang baru saja ia temui membuatnya takut berharap memilih menyendiri pada tempat yang sepi tanpa adanya suara Lucas anak 10 tahun yang harus merasakan hal yang seharusnya tak pantas didapatkan anak sekecilnya, mendapatkan penyakit serius pada tubuh kecilnya membuat dirinya putus asa akan keadaan Memilih memendam semua keluhannya, tak ingin membuat orang lain khawatir padanya, menurutnya hadirnya dirinya sudah membuat semua orang sial
Alle Rechte vorbehalten
#92
dibuang
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Waiting Room [TERBIT]
  • BROKEN CRAZY LOVERRA
  • Guardian Angel
  • ZEANDRA AXIO
  • This Is Not My House
  • ANANTAM
  • ANAK ANGKAT MAFIA
  • Sea Gentala (Tamat) ✔️

Banyak sekali luka yang ditoreh dari sebuah ruang sederhana yang semestinya menjadi tempat bertumbuh: keluarga. Bagas dan Arjuna akhirnya diam-diam mencibir diri sendiri. Terkadang meradang juga ketika satu-satunya-ibu-yang tersisa sama kerasnya dengan mereka berdua. Aneh pula rasanya ketika seseorang berkunjung di Rabu siang kala itu. Namanya Lika. Bagas pernah membual tentang "rumah trauma" yang ia bangun bersama Arjuna dan Ibunya saat dengan Lika. Bagas ingin bebas, tapi masih terasa terkungkung. Arjuna yang masih terpenjara masa lalu, belum siap menerima konsekuensi atas segalanya. Sang Ibu yang pasif namun agresif itu terus meracau sejak tujuh tahun lalu. Rumah dan keluarga menurut Bagas serta Arjuna bukanlah sesuatu yang indah, malah justru membuat perutnya nyeri saking kacau balau dibuatnya. Ini tentang luka dan trauma yang ingin sembuh di sebuah ruang riuh yang sudah lama hampa. ©️ hejtrias, 2025

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien