Si Sulung

Si Sulung

  • WpView
    Membaca 28
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jan 20, 2024
Pernahkah kalian membayangkan seperti apa rasanya jika hidup tanpa seorang saudara? Bagaimana ya jika terlahir hanya menjadi anak tunggal atau menjadi si bungsu yang disayang oleh semua orang? Karena aku adalah seorang anak pertama, aku di tuntut untuk selalu menjadi contoh yang baik bagi adikku. Jika aku tidak memiliki saudara mungkin aku tidak harus selalu mengalah dan berbagi segala sesuatu kepada adikku. Awalnya kukira akan lebih baik jika aku hanyalah seorang anak tunggal atau si bungsu yang di sayang oleh semua orang namun ternyata semua pemikiran ku ini salah, salah besar. Ingin tahu bagaimana pemikiranku bisa berubah? Apa yang terjadi sehingga akhirnya aku bisa menerima adikku? Ayoo nantikan cerita ku!! Disclaimer : Semua tokoh dalam cerita ini hanyalah karangan fiksi. Jika ada nama dari para tokoh yang kemungkinan sama dengan dunia nyata mungkin hanyalah kebetulan belaka.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#200
sulung
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Is It Home ?
  • Aku, Luka Dan Lupa
  • ZIEL
  • Demi keluarga ✅
  • TENTANG KITA
  • School love Story
  • Kenapa Aku... (END)
  • AZRAEL ANGGARA L (END)
  • Sayap Yang Tak Pernah Satu

[SUDAH DIBUKUKAN, GET ON SHOPEE Choko Publisher "Kenapa yah? Karena abang anak pertama ya?", -- "Emang pernah kalian nganggep aku ada?" ___________________________________________ "Dia bukan papa lo, lo harusnya tau diri",-- "Emang ga seharusnya gue disini, kehadiran gue cuma ngrusak kebahagiaan dia. Gue pamit",-- ___________________________________________ "Lo bisa ga sih gausah aneh-aneh, lo yang bertingkah, tapi gue yang selalu kena imbasnya. Lo sih enak jadi bungsu, mama papa juga gabakal marah ke lo" "Siapa bilang ? Gue juga pengin pergi bebas kaya lo bang, gue cape terus-terusan belajar, gue juga pengin bebas kaya lo" "Gue bukan dibebasin, tapi gue di usir. Itu juga gara-gara lo, bungsu", ___________________________________________ Ia tahu dan sadar dengan posisinya. Ia lahir sebagai seorang sulung yang dipaksa untuk terus melebarkan bahunya, yang harus selalu kuat mentalnya, yang punggungnya harus selalu siap untuk dijadikan sandaran bagi saudara-saudaranya, juga harus selalu siap memikul harapan orang tuanya. Tapi ia juga manusia, ada masanya ia lelah dan perlu sandaran seperti yang biasa ia lakukan. Ada kalanya ia merasa ingin menyerah dan lari dari semua masalah yang mendera. Bungsu, orang selalu bilang menjadi seorang bungsu adalah suatu keberuntungan, dimana bungsu biasanya selalu diutamakan dan identik dengan julukan "anak kesayangan" Tinggalkan soal bungsu dan sulung, bagaimana dengan anak tengah? Apakah nasibnya sama buruknya dengan si sulung atau bahkan lebih baik dari pada si bungsu? Masih tentang semesta dan kejutannya, entah skenario apa yang semesta buat kali ini, yang pasti adalah satu hal. Tak semua yang kamu lihat sesuai dengan apa yang terjadi sebenarnya. Menjadi bungsu tak selamanya indah, begitupun dengan menjadi sulung.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan