Senja Biru

Senja Biru

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 1, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Mereka bilang hidup ku membosankan, aku mengakui nya. Aku hidup hanya untuk tidur, belajar, dan makan. Namun semuanya berubah semenjak aku bertemu dengan seorang lelaki tampan yang selalu menarik atensi ku di setiap saat. Lelaki itu membuatku merasakan gejolak di hati yang sebelumnya tak pernah aku rasakan. Namun sayang seribu sayang, baginya aku hanyalah polusi yang mengganggu. Sehingga aku harus berjuang ekstra untuk mendapatkan hatinya. Perjuangan ku itu tentunya memiliki dua dampak. Di satu sisi, aku dapat merasakan bagian lain dari kehidupan yaitu saat-saat menyenangkan ketika dadaku berdebar karena cinta, tetapi di sisi lain pelajaran sekolah ku jadi terlantar sehingga membuat nilai ku anjlok. Saat aku terpuruk karena nilai, akankah aku menentukan pilihan antara lelaki itu atau nilai-nilai beserta kehidupan awal ku sebelum bertemu dengannya?
All Rights Reserved
#113
cegil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DeaSea
  • LOVE STORY (END)✓
  • Arsyilazka
  • 2 Dimensi
  • My little Wife[END]
  • Bulan Dan Bintang
  • MOIRA
  • AZZKARA
  • Lutte | Jung Jaehyun [End]
  • Eramnesia
DeaSea

Ikan hiu makan Nadea I love you yang baca "Hah?!" teriakku spontan. Cinta yang terbentuk dari hati seorang gadis pindahan dari kota dan sekolah lain. Perasaan yang tak asing dari hatinya itu berhasil muncul dalam satu waktu. Dia merasakannya di saat mata hitamnya, dengan tak sengaja menatap siswa bermata teduh. Sean, namanya. Anak remaja yang benar-benar buta akan arti suka, arti sayang, dan tidak tahu arti cinta dengan lawan jenisnya ini, mendadak paham. Tanpa disadari, dia mengalami getaran hebat di dalam dadanya. Dan anak perempuan itu adalah aku, Nadea. °•°•° Alin, dia adalah gadis pecinta jepit pita garis keras. Dia juga yang menyemangati dan mengingatkanku di saat tahu kalau aku mencintai teman sekelasnya. Dia juga yang menghiburku ketika Sean memperkenalkan sosok Elisa di hadapanku. Dan Alin juga yang membuatku tertawa saat seorang Nino menggodanya. Dia benar-benar sahabat terbaikku. "AAA... NINO GILA!" dengan mata terpejam Alin berteriak. Aku tahu apa yang dilihat Alin, jadi aku hanya bisa bungkam sambil melihat ke arah Alin. Aku perlu mengatakan kalau ceritaku ini memang penuh keseruan dan candaan, juga tak jarang ada air mata yang harus keluar dari tempatnya. Tentu, aku sulit menghentikan itu. Dan ini yang kutanyakan, bisakah kisah ini berakhir dengan manis, semanis senyumku? °•°•° 🚫Don't Copast My Story🚫

More details
WpActionLinkContent Guidelines