Atualizamos nossas Diretrizes de Conteúdo.
Consulte as diretrizes mais recentes para continuar compartilhando histórias com segurança.
Saiba mais
Lasmaya Sukma [COMPLETED]

Lasmaya Sukma [COMPLETED]

  • WpView
    Leituras 264
  • WpVote
    Votos 52
  • WpPart
    Capítulos 15
WpMetadataReadConcluída sex, jul 3, 2026
WpInfo
Ficção
Temas Sociais
Tentang semua hal pahit dan manis yang terjadi dalam hidup seorang anak perempuan pertama yang Kehidupannya terlalu berat sejak ia dilahirkan, membuatnya ia bertumbuh kuat namun juga rapuh dalam waktu yang bersamaan. Tentang anak perempuan yang dipaksa untuk berdiri dikakinya sendiri tanpa tumpuan, yang bahkan juga harus menjadi atap dan jangkar bagi orang orang tercintanya. Tentang rasa sakit yang diacuhkan pemiliknya hingga meledak karna tak tertahankan, yang awalnya disimpan karna tak ingin mengecewakan malah berujung menyakiti sang puan. Tentang asa yang dipaksa untuk ditutup dan dilupakan hingga sang nahkoda terpaksa harus memutar haluan dan mengubah arah tujuan Akankah sang waktu berpihak dan memberikan secercah cahaya? Ataukah sang semu yang menelan dan menariknya menuju ruang kosong tak berkesudahan? Hanya Janara Nadindra yang mungkin memiliki jawabannya.
Todos os Direitos Reservados
#95
familyissues
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • Naura & Lukanya
  • Candramawa (Completed)
  •  ANATHA
  • Rahasia Sang Samudra [Complete]
  • Rumah Orang Mati
  • ANOTHER JOURNEY | Spin-off IN THE END ✔
  • NALA KEENARA [Hiatus]

Di sebuah rumah yang lebih sering berisik oleh bentakan daripada tawa, tiga anak tumbuh dari puing-puing cinta yang retak. Ara, si sulung yang belajar menjadi atap saat bapaknya lebih sering pergi ketimbang tinggal. Rei, anak tengah yang mencoba menjadi lelaki tanpa pernah punya contoh. Dan Zea, si bungsu yang bersembunyi di balik boneka bermata satu sambil bertanya dalam hati: "Apa semua rumah seperti ini?" Saat rumah yang dulu mereka sebut "pulang" tak lagi memberi tempat, satu per satu dari mereka harus memilih: tinggal dalam reruntuhan, atau membangun sendiri pondasi baru-meski dengan tangan gemetar. Ini bukan kisah keluarga yang sempurna. Ini kisah tentang bertahan meski tidak utuh, tentang anak-anak yang tak ingin mewarisi luka orang tuanya. Dan tentang keberanian untuk berkata: "Ledakan itu berhenti di sini." Karena tumbuh dari kehancuran... bukan alasan untuk mencintai dengan cara yang menyakitkan.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo