Story cover for Interaksi by merpatibiruu
Interaksi
  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Jan 20, 2024
Satu kata yang terlintas dibenak Matheo ketika melihat gadis didepannya itu, norak. Ternyata ada juga gadis di dunia ini yang sangat maniak biru, pemuda itu tak habis pikir. Apalagi setelah mengetahui sifat gadis yang sangat membuatnya frustasi, lengkap sudah kebencian Matheo. 
Tapi sesuai kata pepatah, benci bisa menjadi cinta. 

Apakah Matheo mampu mengelak pada pepatah yang sudah melekat itu?
All Rights Reserved
Sign up to add Interaksi to your library and receive updates
or
#638diary
Content Guidelines
You may also like
Kisah Hidup Liya  by queenlynn31
8 parts Complete Mature
"Liya!" panggil Zara dari jauh menghampirinya. "Zara,"gumam nya kesenengan melihat teman yang sudah berhari hari menjauhinya kini datang kepadanya. "Liya aku mau ngomong," Zara memulaikan percakapan setelah berada di depanku. "iya mau ngomong apa?,"tanya Liya tidak sabaran. "mulai detik ini hari ini aku bukan lagi temen kamu",ucap Zara lalu pergi begitu saja tanpa sepatah perjelasan sedikit pun.dan entah kenapa,seketika,Liya seperti di samber petir di siang bolong. setelah perginya Zara, Liya naik ke kelasnya bersamaan dengan tangisan,sesegukan yang dari tadi tidak berhenti,tangannya juga gementar dan air matanya tidak berhentinya mengalir, sambil berjalan menaiki tangga menuju kelasnya yang berada di tingkat paling atas,dia terus terusan menangis tanpa henti.sesampainya di kelas ia langsung menduduki dirinya dan menutupi mukanya yang sebam akibat menangis. "Liya..Liya,"panggil seseorang pada Liya sambil sedikit menggoyangkan tubuh si gadis itu Liya yang terusik mengangkat sedikit kepala nya ke atas dan menatap orang itu,dengan mata yang bengkak Liya melihat orang itu. "Liya kamu kenapa kenapa kok kamu nangis,"tanya orang itu khawatir. "aku gak papa kok Vin," ucap Liya menenangkan Alvino. "gak papa gimana ini, cerita gak lu," Alvino berbicara dengan nada yang khawatir dan sedikit memaksa. ....................... "apa!!yang bener aja". "bener gak liat apa aku nangis kek gini". "sialan banget tu orang,"batin seseorang. . . .
You may also like
Slide 1 of 9
Kisah Hidup Liya  cover
Hidup Tanpa Cinta (End)  cover
FINALLY! : We Can be Together! cover
G E L V A N cover
My Youth [SELESAI] cover
My Love Story cover
Singkat cover
Ku Sangka KITA (Cerita Pendek) (Selesai) cover
When his name is cover

Kisah Hidup Liya

8 parts Complete Mature

"Liya!" panggil Zara dari jauh menghampirinya. "Zara,"gumam nya kesenengan melihat teman yang sudah berhari hari menjauhinya kini datang kepadanya. "Liya aku mau ngomong," Zara memulaikan percakapan setelah berada di depanku. "iya mau ngomong apa?,"tanya Liya tidak sabaran. "mulai detik ini hari ini aku bukan lagi temen kamu",ucap Zara lalu pergi begitu saja tanpa sepatah perjelasan sedikit pun.dan entah kenapa,seketika,Liya seperti di samber petir di siang bolong. setelah perginya Zara, Liya naik ke kelasnya bersamaan dengan tangisan,sesegukan yang dari tadi tidak berhenti,tangannya juga gementar dan air matanya tidak berhentinya mengalir, sambil berjalan menaiki tangga menuju kelasnya yang berada di tingkat paling atas,dia terus terusan menangis tanpa henti.sesampainya di kelas ia langsung menduduki dirinya dan menutupi mukanya yang sebam akibat menangis. "Liya..Liya,"panggil seseorang pada Liya sambil sedikit menggoyangkan tubuh si gadis itu Liya yang terusik mengangkat sedikit kepala nya ke atas dan menatap orang itu,dengan mata yang bengkak Liya melihat orang itu. "Liya kamu kenapa kenapa kok kamu nangis,"tanya orang itu khawatir. "aku gak papa kok Vin," ucap Liya menenangkan Alvino. "gak papa gimana ini, cerita gak lu," Alvino berbicara dengan nada yang khawatir dan sedikit memaksa. ....................... "apa!!yang bener aja". "bener gak liat apa aku nangis kek gini". "sialan banget tu orang,"batin seseorang. . . .