The Existence

The Existence

  • WpView
    Membaca 29
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jan 25, 2024
Bulu kuduknya merinding malam itu. Di depan rumah, saat ia sedang duduk santai bersama anak kecil yang ia temukan di hutan pagi itu. Tatapan mata yang tak bisa ia temukan dari arah mana, meskipun Hana berulang kali melihat ke sekitarnya. Bukan tatapan penasaran, tapi sesuatu yang lebih menakutkan dari itu. Hana merasa kalau ia bisa saja mati malam itu seandainya ia tak berinisiatif untuk segera masuk ke dalam rumah. Meninggalkan pandangan mengerikan itu di luar rumahnya. Tapi keberuntungan nyatanya tak berpihak padanya. Sesuatu yang awalnya hanya berupa sebuah firasat itu menampakkan dirinya. Dalam wujud serigala besar yang bahkan tak pernah dilihat olehnya sebelumnya. Taringnya yang tajam muncul dari mulutnya yang memperlihatkan seringai lebar, matanya yang berwarna cokelat itu menatapnya dengan pandangan yang sama seperti semalam. Hana membeku di tempat. Bukan karena serigala itu, tapi anak kecil yang justru sudah berada di sebelah serigala cokelat itu dan menatapnya tanpa berkedip. "Menjauhlah!" Tapi anehnya, serigala itu justru menjadi lunak dengan anak kecil itu. Siapa anak kecil itu? Dan bagaimana kisah serigala dan Hana itu akan berakhir?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#109
werewolf
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Badboy Lee Heeseung (Selesai)✓
  • I'm Alpha Damian [END]
  • My Mina ✓
  • The Black Moon
  • Alpha Mate
  • Aksara Lingga
  • My Lovely Luna
  • My Luna [End]
  • Vasílissa Mou ✔ [Revisi]

Mata tajam itu terus menatapnya dengan penuh pembunuhan, seolah siap untuk menerkam habis mangsanya. Dari balik masker yang menutupi setengah wajahnya, pria itu mengeraskan rahangnya hingga urat-urat lehernya terlihat. Jika saja wajah itu tidak tertutup, mungkin mereka yang melihatnya akan langsung mati kutu, betapa menyeramkannya pria itu. Sedangkan gadis mungil, yang berada dalam rengkuhannya mengerjap-ngerjapkan kedua bola matanya menatap mata tajam itu. Tidak ada sedikitpun rasa takut pada gadis itu. Malah, gadis itu terlihat sedang memikirkan sesuatu sambil terus menatap mata tajam bak Elang yang biasanya berhasil membuat orang-orang takut. Tapi sepertinya, tatapan itu, tidak berhasil membuat gadis dalam rengkuhannya ketakutan. "Kamu, anjing serigala yang bau mulut itu yah" celetukan polos itu terucap begitu saja dengan polosnya dari bibir mungil gadis itu. Dengan wajah tanpa dosanya, gadis itu berhasil membuat pria bermasker semakin menajamkan matanya. Hey, apa yang gadis ini katakan tadi? Anjing serigala yang bau mulut? berani sekali gadis ini mengatainya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan