Intangibility

Intangibility

  • WpView
    Reads 169
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 12, 2024
Pada akhirnya, kepergianmu menjadi nyala api abadi yang terus ku genggam di tanganku sendiri. ─── ⋆⋅☆⋅⋆ ─── Menurut Bia, Hema masih bersamanya, di sampingnya, menemaninya. Tetapi menurut setiap mata yang melihatnya, Bia benar-benar sendirian. Sejak hari dimana Hema memutuskan mengakhiri hubungan mereka yang terlalu rancu, hidup Bia berubah begitu pesat. Hari-harinya dihantui sosok Hema yang kenyataannya sudah pergi menjauh. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi kepada Bia? Apakah ia terlanjur gila hanya karena patah hati pertamanya? Atau ia hanya butuh untuk belajar merelakan sosok yang sialnya sudah berhasil merebut seluruh hatinya? [Dimohon untuk follow dan like sebelum membaca. Enjoy!]
All Rights Reserved
#94
fwb
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Amour (COMPLETE)
  • Stolen Before Fallen
  • RAJAWALI
  • Pak Dokter & Buk Tani
  • Semu [Completed]
  • Lalu, aku ini siapa? [COMPLETE]
  • Berlari Tanpa Kaki | ✓
  • DRABIA [END]
  • EPIPHANY
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]

Ana hanyalah gadis lemah yang penuh rasa tertekan akibat keluarganya sendiri. Hidupnya terbelenggu penderitaan yang berasal dari kesalahan yang tak pantas disebut kesalahan. Ayahnya bilang dia hanya sosok pembawa sial. Ya, ia menerimanya. Terlanjur menyalahkan diri akibat kepergian orang yang dicintai membuat Ana terbiasa menjadi pihak yang selalu disalahkan. Sampai Sadewa datang. Pemuda yang ia obati luka diwajahnya saat tak sengaja bertemu halte. Kejadian di mana ia nyaris lupa, jika Sadewa tak mengingatkannya sendiri. Semua mulai berubah, Ana kira keberadaan sahabat-sahabatnya lebih dari cukup sebagai obat pelipur lara, tapi di saat Sadewa menawarkan sebuah rasa yang begitu indah bernama cinta padanya, untuk pertama kalinya Ana ingin mengubah takdirnya sebagai pihak yang selalu disalahkan. "Lepaskan Sadewa untuk saudarimu, Valda" "Na, janji jangan pernah tinggalin aku ya?" Ana dipaksa memilih. Bagaimana ia bisa, jika kedua pilihan yang disodorkan sama menghancurkannya? ------------ Masih pemula, Bisa follow dulu lah sebelum baca🤣👌💜

More details
WpActionLinkContent Guidelines