Rere menatap laki-laki di depannya dengan heran. Wajah itu tak asing. Ia tetangganya dan juga murid lesnya dulu. "Hai, Kak. Lama nggak ketemu," sapa Fikri sambil tersenyum. Rere tersenyum balik. "Hai, Fikri. Kamu kuliah di sini?" Fikri mengangguk, senyum tipis menghiasi wajahnya. "Jurusan apa?" tanya Rere. "Hukum," jawab Fikri singkat. "Oh ya? Tapi kenapa kamu di gedung FEB? Hmm... jangan-jangan lagi mau jemput pacarmu, ya?" goda Rere sambil tersenyum geli.
More details