Kepak Sayap

Kepak Sayap

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 7, 2024
Satu hari di bulan Mei. Angin malam membawa terbang sebuah kertas berbentuk pesawat dengan tulisan indah di dalam nya. Perginya melepaskan semua kenangan yang ada. Rasanya, kehilangan memang tidak melulu harus kita sesali. Ada saat nya di mana suatu kehilangan mengajarkan kita bahwa memang segala sesuatu di dunia ini tidak selamanya menjadi milik kita. Namun, adanya kehilangan membawa kita pada sebuah pertemuan baru. Pertemuan yang mungkin selama ini tidak pernah kita bayangkan. Hidup ini mengajarkan kita untuk mengikhlaskan apa yang sudah terjadi dan apa yang sudah pergi. Seperti kupu-kupu. Ia kehilangan bentuk ulatnya dan berubah menjadi seekor kupu-kupu yang cantik. Akankah aku bisa sebebas dan seindah kupu-kupu?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Destiny ✓
  • εὕρηκα
  • Till I Meet You
  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • Tandang
  • We're destined to met, not to united.
  • Ananta Bandhana

Cerita ini bermula tepat pada saat kegiatan PKKMB di salah satu kampus yang ada di Indonesia. Di sinilah 6 orang dengan kisah berbeda-beda bertemu dan menjadi dekat satu sama lain. Saking eratnya, tak ada yang mampu masuk dalam lingkup pertemanan mereka. Mereka benar-benar menikmati setiap momen yang ada. Bercanda, bermain, senang dan sedih bersama. Melupakan kenyataan pahit tentang kehidupan mereka yang begitu menyakitkan. Saling menganggap sebagai rumah satu sama lain. Tempat mereka pulang, tempat mereka bercerita, tempat mereka mengadu dan tempat mereka berbagi kehangatan. Semua terlihat sempurna. Sampai pada akhirnya 2 pilar mereka menghilang untuk selamanya. Mereka yang tersisa kembali pada tempat awal mereka. Menyimpan setiap kenangan yang telah tercipta dalam memori masing-masing. Mencoba ikhlas pada kenyataan bahwa sesuatu yang terlihat sempurna tak akan bertahan lama. Semua akan menghilang pada waktunya. Mencoba ikhlas bahwa hari esok tak akan sama dengan hari-hari sebelumnya. Mencoba ikhlas bahwa semuanya tak akan lagi sama. Mencoba ikhlas bahwa momen kemarin tak akan bisa terulang kembali. Walau sesaat, namun semuanya begitu berarti. _________ Cover from pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines