destiny's toy

destiny's toy

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 22, 2024
La leuu, seorang manusia buatan yang di buat oleh penyihir tak beridentitas. Beberapa orang mengatakan bahwa penyihir itu sudah di hukum oleh para dewa karena membuat ciptaan yang menyerupai manusia, namun anehnya leuu tidak di musnahkan begitu saja ketika sang pencipta meninggalkannya. Para dewa menyempurnakan wujud nya hingga fisiknya seperti manusia Namun Leuu bukanlah manusia sungguhan, dia memiliki umur yang sangat panjang menyerupai dewa dan yang paling istimewa adalah dia bisa berbicara dengan takdir. Namun leuu tidak menganggap itu sebuah keuntungan melainkan kutukan, karena dia tidak bisa memahami manusia sepenuhnya.. sedangkan manusia adalah ciptaan yang paling emosional. Bertahun tahun dia mencoba memahami manusia, tapi justru dia malah menyakiti mereka tanpa sadar. Hingga ada suatu hari di mana dia tiba di sebuah kerajaan kecil di ujung negeri...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐂𝐡𝐫𝐨𝐧𝐢𝐜𝐥𝐞 𝐨𝐟 𝐍𝐚𝐦𝐞𝐥𝐞𝐬𝐬 𝐆𝐢𝐫𝐥 (END)
  • "The God Who Turned Away"
  • last descendant of Athena
  • Apa Salah Ku? [TIDAK DI LANJUTKAN]
  • true or false 1 (Blm Di Revisi)
  • Penciptaan Langit dan Bumi Dengan Segala isinya
  • Dark Village
  • 𝐋𝐈𝐄𝐒, 𝐋𝐈𝐅𝐄, 𝐋𝐎𝐕𝐄
  • Want to live happily

{Prequel The Chronicles About Us} Terbaring lemah, tak menjadi milik siapa pun. Kota bagaikan neraka bersama manusia dengan kasta tinggi bagaikan pendosa besar. Kemiskinan dan ketidakadilan sosial membuatnya menjadi korban dari semua nasib buruk yang muncul. Kehidupan yang menyedihkan mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan. Masa lalunya tidak ada yang menarik, tak ada yang ia ingat tentang apa yang pernah ia lalui sejak kelahirannya. Maria hidup pada garis takdir di mana ia perlu bertahan pada perbedaan kasta dengan bagaimana cara ia memandang kehidupan dengan aliran filsafat sosial miliknya yang tidak mengakui kesusilaan. Maria adalah iblis yang didedikasikan sebagai manusia. Namun, Maria tidak akan menjadi iblis jika dunia tidak memberikan neraka untuknya. "Manusia hidup untuk mati dan lahir untuk mati."

More details
WpActionLinkContent Guidelines