Dia cintaku

Dia cintaku

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 24, 2024
Pertemanan singkat yang saling memikat hati Radit dan Daffa. Kisah cinta yang bertentangan dengan norma yang rapuh bak cangkang telur. ************ Berada ditempat kerja baru dianggap tepat oleh Radit yang baru saja putus cinta. Bagaimana tidak, seorang dokter muda nan tampan berumur 27 tahun dengan tinggi 183 cm memiliki kulit sawo matang dan dada yang bidang ini, sangat sanggup memikat hati wanita mana pun dipenjuru rumah sakit. Tak hanya banyak wanita, Radit juga mampu berbaur dengan banyak pria yang kemudian menjadi temannya. Salah satunya Daffa, pria berumur 25 tahun yang bekerja sebagai analis kesehatan dirumah sakit tersebut. Berbeda dengan Radit. Daffa memiliki tinggi badan 170 cm dan kulit yang putih seperti salju. Sikap Radit berubah setelah tau bahwa Daffa adalah sahabat Yuna, sang mantan yang sedang berusaha dia lupakan. Radit menganggap mungkin alasan mereka putus karena adanya Daffa diantara mereka berdua. Semakin dalam kebencian Radit pada Daffa, semakin banyak hal menarik yang dia ditemukan dalam diri Daffa. Tentu menyukai seorang laki-laki bukan yang diharapkan Radit. Tak hanya Radit, Daffa pun kerap kali tertarik. Kisah cinta yang melanggar norma menjadi lebih sulit ketika Yuna sang mantan kekasih hadir untuk kembali mendapatkan hati Radit
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jurnal Dokter Muda
  • The Kwons: Life, Love, And Ghosts
  • Rasa Dalam Sujudku
  • ANOTHER WORD (Complete)
  • Healing You Healing Me (HIATUS)
  •  SEETHE - Never care who's her, just know that you loved me, Sir.
  • Snow Flower
  • Before Happily Ever After
  • Bangsal Terakhir (End)
  • Destiny of Love "Blue Eyes" [END]

Tiga belas dokter muda, baru lulus pendidikan spesialis dan umum, tinggal dalam satu kost sederhana di sudut kota Bandung. Mereka bukan sekadar rekan kerja, tapi teman seperjuangan yang menghadapi dunia rumah sakit dengan segala tekanan, darah, tawa, dan luka yang tak selalu kasat mata. Setiap hari adalah kisah baru-antara ruang tindakan, pasien yang kritis, konflik antar spesialis, hingga rahasia pribadi yang tak semua berani diungkap. Ada Adi, si tenang yang diam-diam mengidap anemia dan hemofilia. Ada Dion, satu-satunya dokter umum yang berusaha jadi penengah di antara para spesialis. Hao, si flamboyan yang dijuluki "buaya" karena tingkahnya di luar jam kerja. Dan mereka semua, satu per satu, dihadapkan pada batas antara kemanusiaan dan profesionalisme. Namun ketika tubuh dan emosi mulai jatuh satu per satu, mereka belajar bahwa menjadi dokter bukan cuma soal menyembuhkan-tapi juga bertahan hidup di antara rasa bersalah, kehilangan, dan cinta yang tertahan. Di tengah gedung rumah sakit yang tak pernah tidur, di antara bunyi monitor dan panggilan code blue, kisah mereka terus berjalan. Karena di balik jas putih itu... ada tiga belas jiwa yang juga ingin didengar. --- • Bahasa kadang baku kadang non baku Jangan lupa vote dan coment

More details
WpActionLinkContent Guidelines