Promise we won't go anywhere

Promise we won't go anywhere

  • WpView
    Reads 330
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 4, 2024
WpInfo
Fanfic
Gap the Series
Ketika langitmu abu abu, masih ada aku yang akan membuatnya membiru. Ketika langitmu tak ada bintang, ada aku, bulan paling terang untukmu. Ketika harimu selalu hujan, ingat aku pelangi yang akan datang setelah nya. Jika lembaran bukumu tampak kosong dan usang, tak apa, ada jari jariku yang akan setia menulis segalanya di sana. Tak apa, kecil atau besar angan anganmu akan ku pastikan ada aku yang tak akan menghakimi mu. Dunia ini luas dan indah, tapi tak ada dunia yang seindah kedua matamu. Tangan ku akan tetap menyambut mu ketika semua orang meninggal kan mu. Si kecil dengan bunga matahari di tangan, sama seperti matahari yang ada di hatinya. Lintang Mentari dan awan.
All Rights Reserved
#42
lintang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ROMANCE FROM HIGH SCHOOL
  • my comfort zone
  • You Belong To Me.
  • SAFE & SOUND (complete)
  • I Love You Prince Cold
  • OUR TOXIC'S LOVE STROY - SUNGWON
  • Kala Senja Menyapa || FreenBecky
  • AURORA
  • Memories in Moon
  • [✓] DEARGYU

"Semua tak seperti yang diharapkan. Cinta hanya ada dalam mimpi, cinta hanya ada dalam hati, cinta hanya terungkap dari tulisan ini." "Kali ini pagi menceritakan tentang dingin malam, tentang kopi yang begadang, dan doa-doa sisa air mata." "Ternyata aku masih terlalu mentah untuk mekar bersamamu, aku masih terlalu kanak-kanak untuk mengiringi langkahmu. Untuk lembar-lembar berikutnya, tulislah kisah barumu." "Hari kemarin atau esok sama saja dengan hari ini. Duka dan suka menjadi seirama lagu, matahari di luar, matahari dalam hati menyatu dalam kepiluan sukmaku." "Ada yang meleleh di ujung kedua mataku, begitu goretan-goretan pena itu selesai kubaca. Ternyata bendungan air mataku tidak terlalu kuat sehingga jebol lagi, meski baru sedikit."

More details
WpActionLinkContent Guidelines