Terperangkap Dalam Kebenaran

Terperangkap Dalam Kebenaran

  • WpView
    Leituras 43
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, abr 22, 2024
WpInfo
Não Ficção
Pagi itu, di halaman belakang panti asuhan Maria, tepatnya di bawah pohon yang rindang. Terdapat lima anak laki-laki berusia tiga belas tahun hingga lima belas tahun sedang mengobrol bersama. Mereka adalah Alex sebagai anak tertua di antara mereka, lalu Ethan, Daniel, Sam, dan paling muda di antara mereka berlima Kai. Ke lima anak itu telah lama tinggal dipanti asuhan Maria, setelah lama hidup di bawah atap yang sama, mereka tumbuh menjadi keluarga yang kuat dan saling mendukung satu sama lain.
Todos os Direitos Reservados
#302
kebenaran
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • nail & restu : diantara dua senyap.
  • A R S E A N A
  • Ayah Ibu pundakku berat
  • Perebutan Tahta. END √
  • Dunia Tanpa Pelukan seorang Unnie
  • Jodoh Masa Kecil

Di sebuah desa kecil yang dikelilingi sawah dan hutan, hidup dua saudara laki-laki-Nail dan Restu. Nail, anak sulung yang keras kepala, tumbuh dengan kenangan samar tentang sang ayah yang meninggalkannya saat usia enam tahun. Sejak itu, ia menjadi sosok pelindung bagi adiknya, Restu, yang bahkan tak pernah tahu wujud sang ayah. Restu tumbuh berbeda. Ia tenang, cenderung pendiam, dan lebih sering mencari pelarian dalam buku dan langit. Sementara Nail sibuk mencari uang dan menjaga kehormatan keluarga, Restu bertanya-tanya-mengapa mereka harus menanggung beban yang bukan mereka ciptakan? Konflik mulai muncul ketika sebuah surat lama milik ayah mereka ditemukan, mengungkap jejak masa lalu yang tak pernah ibu mereka ceritakan. Nail merasa dikhianati, Restu justru ingin mencari kebenaran. Perbedaan prinsip dan cara pandang itu mulai meretakkan hubungan keduanya. Di akhir cerita, satu dari mereka memutuskan pergi dari desa. Meninggalkan pertanyaan, luka, dan harapan yang belum sempat sembuh. Akankah mereka bertemu lagi? Tak ada yang tahu.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo