Lugunya Pengasuh Anakku

Lugunya Pengasuh Anakku

  • WpView
    Reads 32,525
  • WpVote
    Votes 454
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 14, 2024
Kisah ini tentang hubungan gelap seorang asisten rumah tangga dengan pria kaya. Aruna seorang perempuan muda berusia 22 tahun, bekerja sebagai seorang asisten rumah tangga di sebuah rumah mewah yang melayani semua kebutuhan Tuan Batara dan Nyonya Hafsah ibunya. Tidak hanya melayani kebutuhan kedua majikannya, Aruna juga memiliki tugas lain yang tidak kalah penting, yakni mengasuh Jingga yang tahun ini baru berusia lima tahun, anak dari Tuan Batara dengan mendiang istrinya yang telah tiada. Baru satu minggu bekerja di rumah keluarga kaya tersebut, Aruna dan Jingga memiliki hubungan yang akrab dan hangat. Diam-diam Batara mulai memerhatikan Aruna. Awalnya Batara kagum pada sosok Aruna yang begitu lemah lembut dan keibuan sehingga membuat anak laki-lakinya terlihat nyaman padahal baru saling kenal. Kemudian kekagumannya itu berubah menjadi tertarik secara sexual. Batara mulai merayu Aruna dengan segala bentuk perhatian dan pemberian hadiah-hadiah berupa uang maupun barang-barang berharga. Hingga akhirnya mereka berdua melakukan hubungan badan yang merupakan pertama kalinya bagi Aruna. Ternyata menikmati tubuh seorang perempuan lugu tidak cukup kalau hanya sekali, Batara ketagihan untuk melakukannya lagi, lagi dan lagi. Bagaimana kisah mereka selanjutnya?
All Rights Reserved
#22
hubungangelap
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • OUR FAMILY [SJY&KMJ]
  • Meraih Cinta Suamiku
  • 🖤Rahasia diantara kita
  • Betina haus belaian🔞
  • YAKIN (SELESAI)
  • Terpaksa Melayani Presdir Impoten
  • AKSARA Garis Pertemuan
  • My Home ✔ (KARYAKARSA)
  • ARUNA STORY: Feel Again [Lengkap]

Menceritakan tentang satu keluarga yang begitu harmonis. "Lala tidak suka suara berisik Wira, menganggu." ucap seorang gadis kecil yang masih berusia tujuh tahun, Nada bicara nya biasa saja tetapi menusuk "Wira kan tidak bisu, Kalau Lala tidak suka keributan ya pergi saja sana!" jawab seorang anak laki-laki yang seusia dengan Lala. mereka kembar, tentu saja. "Berantem terus sih, Lala jangan begitu ya. Wira juga, saling maaf-maafan dulu" ucap ibunda- Sabila lula- mencoba menengahi pertengahan kedua bocah di hadapannya. tetapi Lala malah menaruh kedua tangan nya di depan dada dengan bibir maju beberapa centi "Kalau gamau maaf-maafan, Ayah engga mau beliin alat-alat lukis dan mainan buat kalian lagi." Ucap ayahanda- Jack Bert Wijaya- terdengar serius. Si kembar lantas saling pandang, dan yang pertama mengulurkan tangan adalah Wira. karena bocah itu takut sekali jika tidak di belikan mainan, menurutnya mainan itu separuh hidup nya. "Nah, begitu kan enak dilihat" Sabila dan Jack kompak tersenyum melihat kedua anak nya kembali akrab dan suasana terasa hangat. ⚠️LANJUTAN CERITA 'JATUH CINTA' ⚠️ Usahain baca cerita 'Jatuh Cinta' lebih dulu ya, tapi kalau engga mau juga ga masalah karena di cerita ini komplit. Tapi usahain yaa.. itung-itung bantu ramein cerita itu, hehe

More details
WpActionLinkContent Guidelines