Rayuan Untuk Liby [Berlangsung]

Rayuan Untuk Liby [Berlangsung]

  • WpView
    LECTURAS 648
  • WpVote
    Votos 67
  • WpPart
    Partes 15
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jun 30, 2025
Setelah berhasil menemui keluarganya, Liby hidup dengan mewah. Makanan, pakaian, serta pendidikan yang luar biasa. Namun, yang Ia perlukan adalah kasih sayang dari Ayah dan ketiga kakaknya bukan kemewahan. Semuanya terus berjalan sama dengan semua penghinaan yang terus Liby alami. Sampai suatu ketika seseorang datang padanya dengan Rayuan manis yang keluar dari bibirnya mendorong sisi malaikat Gadis itu pergi. "Kecewa, sakit hati. Benarkah kau akan terus hidup dengan naif seperti itu? Boneka cantik yang dungu, sampai darah keluar dari matamu pun tidak akan ada yang berubah. Hanya dua pilihan. Tersakiti, atau menyakiti...." Bisiknya lembut pada Liby yang tersungkur di lantai marmer yang dingin. Bagaikan rayuan iblis, Liby Gadis lugu yang selalu memegang teguh kata sang Ibu untuk menjadi Manusia baik seketika berubah. Benar, Gadis yang polos serta naif itu telah hilang dari dirinya. Persetan dengan sabar, jika seperti itu lama kelamaan dia akan mati seperti tikus di sangkar emas.
Todos los derechos reservados
#318
kabur
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • 𝐇𝐄𝐋𝐋𝐎 𝐋𝐈𝐓𝐓𝐋𝐄 𝐒𝐈𝐒𝐓𝐄𝐑
  • Innocent Sister (Republish)
  • RAVEN [ ✔ ]
  • Aku adalah adik tiri protagonis pria
  • [HIATUS] Between Obsession And Love
  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • ALDEANDRA [TERBIT]
  • Gabrisa Story's [PROSES PENERBITAN]
  • Menjaga Monster

❝Mereka iblis.❞ - Arika. ❝Kamu hanya milik kita, Arika. Tidak ada lelaki lain yang boleh memilikimu.❞ - A, B, A. Posesif, mengontrol, kasar, dan menyeramkan-itulah kata-kata yang paling tepat untuk menggambarkan ketiga kakak tirinya. Dulu, Arika berpikir bahwa memiliki kakak laki-laki akan menyenangkan, seseorang yang bisa melindungi dan menyayanginya seperti keluarga pada umumnya. Namun, kenyataan yang ia hadapi justru jauh dari harapannya. Mereka tidak hanya mengawasinya, tapi juga mengklaimnya. Rasa yang seharusnya hanya sebatas kasih sayang kakak kepada adik perlahan berubah menjadi obsesi yang menyesakkan. Mereka rela melakukan apa pun demi memilikinya, seakan Arika hanyalah boneka dalam genggaman mereka. Tapi Arika tidak pernah menginginkan mereka. Tidak pernah sekalipun. [⚠️typo bertebaran] [⚠️kata kata kasar] [⚠️karya asli author] [⚠️no copy]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido