Simpul Mati

Simpul Mati

  • WpView
    Reads 915
  • WpVote
    Votes 121
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadComplete Wed, Feb 21, 2024
"Gue pingin kita kayak gini terus. Gue pingin hubungan kita kayak simpul mati. Gue... Cinta sama Lo. Febie Gabriel." Hal yang aku sesali adalah tidak mengenalmu lebih awal. Mana katanya simpul mati ? Nyatanya kisah kita hanya sebatas pertemuan singkat dan tak tau lagi kapan akan berlanjut. Begitu naif nya aku ketika mempercayai kalimat manis itu yang tak akan berlangsung lama. Menjalin hubungan denganmu dalam waktu singkat membuatku menyesal karena tak mengenalmu lebih awal. "Tunggu gue 10 tahun lagi. Di tempat ini. Itupun kalau Lo mau maafin gue. Tapi plis, selalu ingat gue ya ? Maaf gue nggak bisa nepatin janji. Gue belum bisa bikin kisah ini kayak simpul mati." Ia pergi tanpa sedikitpun menoleh ke belakang.
All Rights Reserved
#833
pramuka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kamar Kosong 13 S2 [End] ✓
  • Grey Bell
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • sorry, flora..
  • Love & Enemy
  • Fall And Love
  • Noisy, Fiony. [END]
  • FALLING IN LOVE
  • DUNIA FLORA
  • Arsyilazka

[COMPLETED] Kehilangan seseorang untuk selamanya bukanlah hal kecil, rasa sakit dan amarah yang tersimpan di dalam hati akan terus menyeruak keluar menentang takdir yang ada. Namun jika apa yang kita pikirkan ternyata tak sesuai dengan kenyataan, apa yang akan kita lakukan? Kejadian empat tahun lalu membuat semuanya berduka, setiap momen yang mereka lewati mempunyai luka nya tersendiri. Namun ternyata takdir berkata lain, kehadiran sosok manis yang mereka tunggu tunggu dan pikir sudah pergi, ternyata kembali. Melengkapi harmonisnya hubungan kekeluargaan antara mereka semua. Gadis yang berada di ambang kematian, berusaha keluar dari situasi yang mencekam. Dia seakan-akan di telan oleh ganas nya api yang membara, namun siapa sangka, takdir Tuhan berkehendak lain. Selamat datang kembali, Flora.

More details
WpActionLinkContent Guidelines