Story cover for Siblings by BiBil_Ababil
Siblings
  • WpView
    LECTURAS 2,025
  • WpVote
    Votos 167
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 2,025
  • WpVote
    Votos 167
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado ene 23, 2024
Kisah empat bersaudara yang tinggal serumah tanpa orang tua. Bukan karena mereka anak yatim piatu, tetapi, karena orang tuanya sedang berada di luar negri untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

Avan, pria tampan yang memiliki sifat tegas dan jarang tersenyum merupakan anak pertama di keluarga ini. Di susul oleh pria bernama Lintang, sifatnya sedikit berbeda dengan abang pertamanya, ia lebih ceria dan terkesan ramah.

Dengan anak ketiga perempuan yang bernama Liora, ia galak tapi baik hati. Yang terpenting ia sangat menyayangi adik bungsunya Viola.

Ya, gadis yang selalu membuat kekacauan di manapun ia berada. Dirinya bahkan sudah sangat di kenal di daerah mereka karena kenakalan yang ia lakukan.

Setiap kekacauan yang ia lakukan pasti selalu di selesaikan  oleh kedua abangnya. Apalagi yang bisa ia lakukan? Ia hanya bisaa berbuat ulah tapi tidak mampu menyelesaikannya 

Meskipun terkenal sebagai si penyebab masalah, kehadiran Viola memberikan sentuhan kehidupan pada keluarga mereka.

Jadi bagaimana empat saudara ini menjalani keseharian mereka?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Siblings a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
DANADYAKSA de KumbangPolkadot
70 partes Concluida
Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
Keluarga Birawa [Sudah Terbit] cover
Living with Brothers  [TAMAT]✓ cover
Duo Duda [END] cover
Sweet Broken Home cover
Family Gaje III - Ending [ End ] cover
ARUNA STORY: Feel Again [Lengkap] cover
Sialnya Jadi Mandiri cover
DANADYAKSA cover

Keluarga Birawa [Sudah Terbit]

56 partes Concluida

"Jagain adek kamu. Dia punya ilmu teleportasi, bisa menghilang ke manapun." "Aman, ma, ya, 'kan Lev." Arsya termenung menatap sisi kirinya. Di mana gadis itu? "Di mana Levitra?" tanya Arsya kepada teman-temannya. Mereka menunjuk menggunakan dagu ke arah belakang orang tua Arsya. Di mana Levitra tengah asik berbincang dengan seorang pria tampan. Anjani dan Kenzie seketika memutar tubuhnya. "Seperti yang Mama bilang. Tu anak punya ilmu teleportasi." "Akibat keluar dari rahim Papa tuh," cibir Arsya. "Dih, enggak Papa. Asalkan yang dia dekati orang kaya. Papa mah setuju-setuju aja," tampik Kenzie. "Kalau kaya tapi tua gimana?" "Suruh dia memberikan aset kekayaannya kepada Levitra. Setelah itu racuni dia," ujar Kenzie dengan tawa jahatnya.