The Guy Next Door

The Guy Next Door

  • WpView
    Reads 1,424
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 3, 2024
[Mature - Kinda explicit] "....Kenapa ada kamera tersembunyi di apartemenku!?" Di saat itulah, perempuan itu menyadari bahwa di setiap sudut apartemennya terdapat hidden CCTV, dan mengetahui bahwa ada seseorang yang memantaunya di balik layar monitor. ••• Talia Katleen, seorang budak korporat, tidak, dia hanyalah seorang pegawai negeri biasa, mencoba untuk tidur di apartemennya yang kecil dan nyaman. Namun kedamaiannya terganggu oleh suara gitar listrik tetangganya yang tampan dan sombong, yang membuatnya terjaga hingga larut malam. Muak dengan kebisingan yang terus-menerus, dia akhirnya memutuskan untuk menghadapinya, tetapi tanggapannya yang kasar dan merendahkan hanya membuatnya semakin memerah dan frustrasi. Ketika konfrontasi mereka semakin intens, kemarahannya memuncak dan dia menggigitnya, melarikan diri kembali ke apartemennya. Tetangganya, Davian, tidak merasa marah, bahkan dia merasa senang karena akhirnya wanita yang sering dia pantau lewat layar monitor berdiri di hadapannya. Setelah mengetahui apa yang Davian perbuat, dan bagaimana perasaan Davian kepada Talia, Talia tidak akan bisa lari genggaman.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mine, No Exit (END)
  • 𝐓𝐇𝐄 𝐄𝐗 𝐁𝐑𝐎𝐓𝐇𝐄𝐑
  • No Escape from You
  • WILD & HOT
  • LUKA PAKAI
  • BARELLINE RADEVEN
  • His Fiero
  • STARTING TO GET OBSESSED

Follow sebelum baca, yaaa! Jangan lupa vote dan komen. Selamat membaca ❤️ ___ Naya selalu punya kendali penuh dalam hidupnya--hingga Rayhan datang dan menghancurkan semua batasan yang pernah ia bangun. Sejak pria itu muncul dengan tatapan gelap penuh obsesi di ruang rapat perusahaan, dunianya jungkir-balik. Rayhan, CEO muda dengan reputasi dingin dan kejam di dunia bisnis, tanpa ampun menyeret Naya ke dalam perangkap cintanya yang obsesif dan posesif. Awalnya, Naya yakin bisa melawan. Tapi setiap kali ia mencoba kabur, Rayhan selalu berhasil menariknya kembali--makin dekat, makin erat, makin dalam. Di antara deretan gedung pencakar langit Jakarta yang sibuk dan penuh intrik bisnis, mereka terjebak dalam hubungan yang dipenuhi kebencian, keinginan, cinta, dan obsesi yang tak berujung. "Aku tidak pernah waras kalau soal kamu, Naya. Kalau kamu berpikir ada jalan keluar, kamu salah. Kamu milikku--tanpa pintu keluar." Di antara logika dan perasaan, batas antara cinta dan obsesi pun semakin kabur. Kini Naya tahu, tak peduli sejauh apapun ia berlari, ia tak akan pernah bisa pergi--karena hatinya sudah lama memilih untuk menetap dalam pelukan Rayhan. Selamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines