BAYANGAN LATAR KANVAS

BAYANGAN LATAR KANVAS

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Wed, Feb 14, 2024
Anak kecil yang berambisi ingin menjadi seorang pelukis, dengan dukungan penuh dari orang tua nya yang selalu memberikan dorongan dan motivasi, membuat Ernest semakin gigih dalam mengembangkan bakatnya. Setiap hari, ia menghabiskan waktu untuk melukis dan menciptakan karya seni yang indah. Namun, di suatu waktu, bakat Ernest tiba-tiba menghilang begitu saja. Ia merasa bahwa semua usahanya selama ini hanya sia-sia dan tidak ada artinya. Bahkan, ia sampai-sampai memutuskan untuk mematahkan skillnya sendiri, karena merasa bahwa itu hanya membuang-buang waktu belaka. Kondisi ini semakin rumit ketika orang tua Ernest, yang sebelumnya selalu mendukungnya, karena terdesak oleh keadaan yang sulit. Mereka terpaksa meminta Ernest untuk meninggalkan mimpinya menjadi seorang pelukis dan mencari pekerjaan yang lebih stabil. Masalah ini selalu menghantui Ernest dan membuatnya selalu berkecamuk di dalam pikirannya. Ia merasa bingung dan tidak tahu harus berbuat apa untuk mengatasi situasi yang semakin rumit ini. Namun, Ernest tidak menyerah begitu saja. Ia tetap berusaha untuk menemukan jalan keluar dan tidak akan menyerah pada mimpinya menjadi seorang pelukis.
All Rights Reserved
#2
ernest
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dibuang Tapi Bersinar
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Ujung Serbuk Emas Segera Hancur [END]
  • MEMBUAT HAREM [ ON GOING ]
  • Mengenal Diri, Mencari Tujuan
  • Aku Yang Selalu Diremehkan
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • Garis Tepi Pantai
  • ANTAGONIST GOT ME

Keyla dilahirkan di keluarga terpandang yang menjunjung tinggi nilai-nilai akademik dan prestise. Ayahnya seorang dosen hukum, ibunya seorang dokter spesialis. Sejak kecil, hidup Keyla diarahkan untuk menjadi "seseorang" dalam definisi keluarga-berpendidikan tinggi, terhormat, dan stabil. Namun, Keyla berbeda. Sejak usia 10 tahun, jari-jarinya lebih akrab dengan tuts piano dan lembaran nada daripada buku pelajaran. Musik bukan hanya bakat, tapi nafas hidupnya. Tapi bagi keluarganya, musik adalah jalan buntu. Dunia yang penuh ketidakpastian dan aib yang memalukan. Ketika Keyla nekat menolak beasiswa kedokteran demi mengejar karier musik, ia "dibuang" secara emosional-tak dianggap, tak didukung, bahkan ditinggalkan saat ia tersandung kegagalan demi kegagalan. Tapi Keyla tidak berhenti. Di kota kecil, di studio kecil, dan panggung-panggung jalanan, ia terus bermain. Mengumpulkan luka, air mata, dan keteguhan-hingga satu hari, sebuah video permainannya viral. Pintu dunia terbuka. Tapi di balik gemerlap sorot lampu, ada satu tempat yang masih gelap: rumahnya sendiri. "Dibuang Tapi Bersinar" adalah kisah tentang keberanian menjadi diri sendiri, harga dari mimpi, dan cinta yang kadang datang terlambat. Ini adalah surat untuk mereka yang pernah diremehkan karena memilih jalan berbeda-bahwa bahkan bintang yang dibuang, tetap bisa bersinar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines