We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
PEREMPUAN 1000 LUKA

PEREMPUAN 1000 LUKA

  • WpView
    Reads 1,831
  • WpVote
    Votes 124
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Oct 9, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Namaku Amelia Ghefina, Aku seorang anak perempuan yang ingin mengubah takdir kehidupan. Menangis dan bertanya pada diri sendiri, apakah aku bisa merasakan yang namanya bahagia tanpa memikirkan ekonomi? Apakah bisa aku hanya fokus pada pendidikan tanpa harus mencari uang? Dan apa bisa suatu saat nanti, roda kehidupan ku ini benar-benar berputar ke atas? Hal yang paling sulit dalam hidupku adalah memaafkan diri sendiri. Disetiap perjalanan ku, aku selalu menyalahkan Allah dan juga membencinya. Tapi sekarang aku sadar, bukan Allah yang mempersulit hidupku, tapi diri ku sendiri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hopeless
  • Cinta Neng Zulfa
  • When We Drown [TAMAT ✔]
  • about Raya (Sudah Terbit)
  • Menyerah atau Bertahan?
  • NAURA (Tepaksa Jadi Yang Ke Dua)
  • Wakafa Billahi Syahida [Surga Yang Berkhianat]
  • Aku Milikmu (End)
  • SEMESTA YANG KU CARI
Hopeless

[COMPLETED] "Whoever told you that life would be easy, I promise that person was lying to you." --Kondisi dimana tidak memiliki ekspetasi tentang hal-hal baik yang akan terjadi dan juga kesuksesan di masa mendatang. [Definition of Hopeless] Apakah ini tentang kisah cinta masa remajaku? Astaga, bahkan aku tidak yakin tentang cinta itu nyata. Yang aku tahu hanya luka dan luka. Itu saja. Tangisanku bukan tangisan patah hati, lagipula perasaanku sudah mati. Jiwaku diasuh oleh sepi, hingga teman terbaikku hanya rasa sendiri. Setidaknya aku punya mereka, orang yang mengajariku bahwa aku tidak sendirian. Meskipun ada kalanya aku menyerah dan pasrah. Apakah akhir ceritaku ini bahagia? Apakah aku akan terus berkawan dengan tangisan, hingga aku lupa cara untuk mencari kebahagiaan? Aku hanyalah satu dari ratusan orang yang sakit secara jiwa, aku bersahabat dengan sesuatu yang mereka sebut depresi. Hingga yang kukenali hanya keputusasaan pada masa depan diri sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines