Kereta Tiba Pukul Berapa

Kereta Tiba Pukul Berapa

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 27, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Kereta tiba pukul berapa?" Kisah singkat dari seorang insan yang telah kehilangan asa nya, namun jiwa kecilnya terbangun pula oleh setitik binar yang datang bersama nya di tahun 96 itu. Membuatnya mulai menikmati kidung yang sebelumnya ia hindari, demi melihat sang pemilik kuncir bewarna. Namun sayang seribu sayang, sang insan lebih memilih untuk menyadarkan dirinya dari indah binar itu, mengapa sang sapta timira sampai hati datang memasuki sang insan? Tidak bisa ditanyakan, itulah takdir. Namun kita sebagai insan hanya bisa mengharapkan harsa dari sang esa untuk menunjukkan kemurahan hatinya. "Pukul 01.00 WIB, Mas."
All Rights Reserved
#411
series
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELESAI (Say Goodbye)
  • PUSPAJALA (Hiatus)
  • Manisnya TeBu
  • Summer Triangle  (Revisi)
  • Infasilran
  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]
  • Two of Arsa and Harsa
  • KERLIP BINTANG CINTA

Izinkan aku mengungkap sesuatu hal yang menurutku penting, izinkan aku mengungkapnya untuk yang terakhir kali. Rasanya berat jikalau harus melupakan orang yang dulu selalu bersama kita, setelah semua yang kita lewati bersama, tapi apa boleh jika takdir tidak berpihak sama kita. Aku terlalu berlebihan mempunyai rasa yang lebih dari teman tapi kamu harus tau semua perhatian yang kamu beri itu menumbuhkan rasa yang lebih dari pada seorang teman, dan harapan aku sangat besar tentang perasaan kamu. Untuk yang terakhir kali dan semoga ini yang terakhir dan tidak ada lagi sosok aku dihidup kamu, maafkan aku telah menyukaimu lebih dari seorang teman, kenal kamu itu adalah sebuah anugrah disaat aku sudah tidak mau mengenal cinta lagi tapi kamu datang sebagai teman yang memberikan harapan lebih ke padaku. Rasanya campur aduk antara berterimakasih karena kamu datang atau maaf karena aku berlebihan, dengan melihat kamu yang sekarang bahagia diluar sana aku ikut senang. Jikalau suatu saat nanti kamu sudah bertemu dengan yang lebih sempurna taruhlah aku dibagian kecil ingatanmu, jadikan aku sebagai sejarah yang sering kamu pelajari setiap harinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines