ALZANAEL

ALZANAEL

  • WpView
    LECTURAS 43
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, ene 28, 2024
"kamu cantik bub,memang tidak ada yang sempurna di dunia ini selain tuhan"ujar Nael sambil mengelus pucuk kepala Alza sayang "tuhanmu apa tuhanku?haha" Alza menimpal perkataan Nael dengan tertawa miris dengan kisah cinta mereka. Dua insan yang saling jatuh cinta namun terhalang tembok besar antara mereka kita tidak akan bisa bersatu benteng begitu tinggi sulit untuk digapai. antara aku kamu dan takdir. Kenapa didunia harus diciptakan banyak agama? apakah kisah Nael dan Alza akan berujung bahagia?
Todos los derechos reservados
#12
soobintxt
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Antara Tasbih dan Rosario
  • A high wall for us
  • Restu Tuhan
  • DUA IMAN
  • SYAQIL (Kuliah Tapi Nikah) || TERBIT✓
  • COUPLE GOALS (REVISI)
  • Kita berbeda [On Going]
  • Hai, Jodoh!! (End)
  • 𝐋𝐄𝐍𝐓𝐄𝐑𝐀 𝐇𝐈𝐉𝐑𝐀𝐇 (REVISI)

!! Novel sedang dalam masa revisi biar kaga bikin sakit mata !! Di sebuah pertemanan agama bukan lah hal yang penting selagi mereka bisa menghargai sesama teman itu sudah cukup. Tapi bagaimana dengan percintaan? Sebuah rintangan yang sulit harus di lalui oleh Ayumi dan Baskara. Gadis dengan ketakwaannya yang besar terhadap tuhannya. Haruskah Baskara merelakan tuhannya demi cintanya? Atau dia harus merebut Ayumi dari tuhannya? Terdengar cukup egois. Sebuah rintangan yang berat dengan di batasi tembok tertinggi yang pernah ada. "Hey, kenapa ngelirik gereja? Pastor gak bisa jadi Imam, "-Akbar Rahmatul "antara baptis dan syahadat, antara gereja dan masjid, antara lonceng yang berdentang dan adzan yang berkumandang, antara tasbih dan rosario. Aku menemukan sebuah cinta yang tidak bisa ku jelaskan, "-Baskara Dewantara "mungkin bisa saja Masjid dan Gereja berdampingan. Tapi sampai kapanpun waalaikumsalam bukanlah jawaban dari syalom, "-Ayumi Allhami Rahzykha "tembok tembok apa yang tinggi? Tembok agama kita, hehe:) " -Ayumi Allhami Rahzykha

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido