Dikejar Deadline!

Dikejar Deadline!

  • WpView
    Leituras 19
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, fev 9, 2024
WpInfo
Ficção
Romance
"Pemeran utama gak selalu menang diawal! Cukup bukti membunuh lawan secara diam dan mengawasi!" Caramel. Caramel harus beradaptasi di lingkungan kerja serba toxic. Apalagi dia harus menghadapi rekan kerjanya yang manipulatif dan semena-mena atas kekuasaannya. Mungkinkah dia akan bertahan? "Kamu kerja gak becus!" Davina. Caramel hanya diam, kedua matanya berkaca-kaca.
Todos os Direitos Reservados
#19
fiksiwanita
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Behind The Smile
  • Dance With The Devil [END☑️]
  • Obsession
  • KAELVOSS - Velvet Trap
  • I'm okay (END)
  • AMISTAD✅
  • Obsesi Stalker Gilaku
  • Archibald: The Star, The Fire & The Shadow

Ini tentang Shaila, yang mengalami gangguan kesehatan mental dan berulang kali mencoba bunuh diri. Shaila suka membuat onar, melemparkan kalimat menyakitkan, lalu bersikap seolah tak ingat apa-apa. Hingga suatu hari ia mengalami teror mengerikan dan sejak saat itu kenangan buruk di masa lalunya terus berputar seperti kaset rusak. Kenali juga, Caramel, yang selalu disalahkan dan dibandingkan. Diam-diam Caramel gemar merokok bahkan mengonsumsi alkohol. Diam-diam juga, Caramel sangat takut pada keramaian. Kalian pun akan bertemu Fathia, yang selalu mengenakan masker karena rasa tak percaya diri dengan wajahnya yang berjerawat. Sering mencintai dengan tulus, tapi tak pernah dicintai kembali dengan tulus. Terakhir, Eveline, yang selalu dijadikan bahan lelucon karena tubuhnya besar. Hingga jatuh hati pada seorang lelaki dingin dan penggila game membuat Eveline bertekad untuk merubah dirinya. Setiap orang memiliki rahasia yang tak boleh diketahui dunia, kenangan buruk yang tak mau diingat dan rasa sakit yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jadi ... topeng apa yang mereka gunakan untuk menutupi masalah? Jika topeng itu hancur, mana yang mereka pilih; menyatukan kembali puing-puing topeng dan tak memberi jeda untuk menangis atau menyerah karena kalah dalam kepura-puraan?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo