mas duda genit

mas duda genit

  • WpView
    Reads 134,244
  • WpVote
    Votes 2,081
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 25, 2024
"tolong Carikan ibu susu untuk bayiku" kata nya sambil memijat pelipisnya yang pusing. bagaimana tidak pusing, istri nya baru meninggal beberapa bulan yang lalu, setelah melahirkan anak nya dan sang bayi mempunyai alergi dengan susu formula, awalnya dia heran dengan bintik bintik di badan anak nya, dan tak lama bayi nya menangis saat meminum susu tersebut, merasa ada yang aneh, dia bertanya pada dokter dan benar saja, bayi nya al pergi susu formula. sedangkan di sisi lain... "Bunda hiks, bunda, Lea gamau punya asi gini" katanya di sela sela tangis nya. new story Up : 24 feb End: ? Cover by canva and pinterest #6 - fiksi ilmiah
All Rights Reserved
#20
ibususu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aizam dan November
  • ANASTASYA : NEXT GENERATION
  • mr.bean Ibrahim  End|
  • BENIH MAJIKAN DI RAHIMKU (END)
  • Transmigrasi Bunda
  • MY SWEET DUDA
  • Micha and Brother
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓

[END] Waktu Aizam berumur 6 tahun, Bunda pernah bilang bahwa Aizam adalah putra yang selama ini mereka nantikan setelah 3 tahun menikah. Penantian Ayah dan Bunda terjawab sudah, putra pertama yang dinanti-nantikan itu pada akhirnya lahir dengan hati seluas samudera. Kalau kalian mengira terlahir sebagai anak yang paling dinantikan adalah sebuah bentuk kemenangan karena mungkin akan dijaga mati-matian dari yang namanya luka, Aizam tidak begitu. Di sini lah Aizam berdiri. Di tumpuan kakinya sendiri yang ringkih dan punggung tegap yang sebenarnya rapuh. Kehilangan sudah akrab sekali dengan Aizam. Apa pun yang ia punya, seringkali direnggut paksa hingga tak bersisa. Bahkan ketika yang ia punya hanya dirinya sendiri, mereka masih tanpa ragu merenggutnya secara paksa. Sehingga yang tersisa hanyalah Aizam yang tak utuh lagi, membuat kepalanya berisik dipenuhi berbagai macam pertanyaan yang entah sampai kapan tak memiliki jawaban. Sebenarnya Aizam ini siapa? Sebenarnya Aizam ini sekuat apa? Sebenarnya Aizam ini apa artinya bagi Ayah dan Bunda? Aizam butuh obat. Butuh pereda untuk sesuatu di dalam sana yang butuh sebuah pengalihan rasa sakit. Mungkin, pergi yang jauh dan menyibukkan diri mungkin dapat menjadi obat baru bagi Aizam di saat tak ada satu pun tangan yang terulur untuk membantunya sembuh, begitu pikirnya. Hingga kemudian, setelah beberapa waktu yang tak bisa disebut sebentar, ada momen di mana bundanya berdiri dengan tubuh rapuh, lalu memeluk erat sosok di depannya dengan hati remuk, menumpahkan segala sesal yang ia pendam seluruhnya di dada. "Mas, aku mulai lupa suara putraku .... Aku lupa gimana suara Aizam." [Aizam dan November] Highest rank #2 in Angst #1 in SMA Start : April 2023 Finish : Januari 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines