mas duda genit

mas duda genit

  • WpView
    Membaca 134,549
  • WpVote
    Vote 2,081
  • WpPart
    Bab 14
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jun 25, 2024
"tolong Carikan ibu susu untuk bayiku" kata nya sambil memijat pelipisnya yang pusing. bagaimana tidak pusing, istri nya baru meninggal beberapa bulan yang lalu, setelah melahirkan anak nya dan sang bayi mempunyai alergi dengan susu formula, awalnya dia heran dengan bintik bintik di badan anak nya, dan tak lama bayi nya menangis saat meminum susu tersebut, merasa ada yang aneh, dia bertanya pada dokter dan benar saja, bayi nya al pergi susu formula. sedangkan di sisi lain... "Bunda hiks, bunda, Lea gamau punya asi gini" katanya di sela sela tangis nya. new story Up : 24 feb End: ? Cover by canva and pinterest #6 - fiksi ilmiah
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#96
genit
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • MY SWEET DUDA
  • Pelangi yang Telah Lama Hilang
  • ANASTASYA : NEXT GENERATION
  • Light, Azkiel
  • Aizam dan November
  • Transmigrasi Bunda
  • Umbrella Life [END]
  • Dinikahin ayah tiriku[21+]{Slow Update}

annaya jeslyn anak yang belum genap berusia 22 tahun.ia hidup selalu ingin bisa hidup sendiri dikota jakarta . pada suatu hari ia sedang berbelanja di minimerket terdekat di apartemenya saat dijalan menuju pulang ia mendengarkan suara balita menangis. "hiks hiks mommy hiks" kemudian ia mendekati balita tersebut "haii kalian kenapa boy" tanya aya kepada para balita tersebut. kemudian ketiga balita tersebut langsung mendekat ke arah aya dan langsung memeluk kaki aya dengan erat. "mom-mmy jangan per- hiks pergi lagi k-kitta hiks kesepian a-aaku mau hiks ikut mommy aja" ucap salah satu balita tersebut. "hah mommy "beo aya " mommy dimana mommy kalian apa disana" (sambil menunjuk ke pasangan suami istri) "apa disana "lagi dan lagi anak anak tersebut hanya menggelengkan kepala mereka . " lalu siapa mommy mu "tanya ku anak itu malah menunjuku dan ya aku kaget dan langsung berkata "nak kakak bukan mommy mu" danlangsung saja anak itu menangis dan terus berteriak.dan disana aku dihadiahi tatapan tajam para pejalan kaki dikiranya aku mau buang anak aja apa orang nikah aja belom .karena tidak mau dipandangi orang orang sekitar aku langsung membawa anak anak tetsebut menuju ke apartemanku dan disinilah awal hidupku berubah dari semula yang tenang menjadi banyak konflik yang terjadi.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan