Kisah Kita Abadi

Kisah Kita Abadi

  • WpView
    LECTURES 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., janv. 28, 2024
𝘾𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙆𝙞𝙩𝙖 𝘼𝙠𝙖𝙣 𝘼𝙗𝙖𝙙𝙞 "Bertemu dengannya adalah bagian terindah dalam hidupku" Bumi Mahendra "Dia sederhana, aku menyukainya" Jian Fariska ........ "Aku tebak, besok kamu pasti mau jadi pacar aku" Suara ombak di sore hari dan angin laut yang segar menemani obrolan ringan dua pasangan pemuda pemudi yang sedang di madu kasih "Jangan kepedean ya, kalau besok aku tetap gak mau gimana?" Ucap sang wanita meladeni omongan laki laki yang sedang duduk di samping nya Laki laki itu tertawa mendengar jawaban sang wanita "kalok gitu aku coba lagi besoknya" jawab dengan pedenya "Terus kalok aku masih gak mau?" Tanya lagi sang wanita "Yaa aku coba lagi besoknya, besoknya dan seterusnya, sampai kamu bilang "ya bumi, aku Jian Fariska anak nya bunda Erna mau jadi pacar kamu"" jawabnya sambil menirukan suara wanita di sebelahnya Sedangkan wanita di sebelahnya tertawa melihatnya, tawa itu menular ke laki laki itu, dia tersenyum dan kembali berkata "Bahagia terus ya ji" "Aku janji bakal buat kamu bahagia gimana pun caranya" lanjutnya
Tous Droits Réservés
#35
2001
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Best Of Name (END)
  • ice bear kesayangan
  • KIARA [End]
  • Albel
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • ANELKA CALVARY
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • the other side
  • Because I'm Stupid (End)

Pernikahan karna perjodohan. Antara 2 orang yang tidak saling mengenal. Askara, sosok perempuan yang belum selesai dengan masa lalunya. Dia harus menerima nasibnya untuk dijodohkan dengan pria pilihan orang tuanya. Endra, sosok pria yang sudah memantapkan pilihannya dengan sosok wanita pujaannya.Tapi dia harus mengikhlaskan wanita pujaannya demi keinginan orang tuanya. Banyaknya pertengkaran dan pertaruhan nyawa terjadi diantara mereka. Bagaimana akhir cerita mereka? ## "Tadi kenapa telfon? Sampe 3 kali, emang ada yang penting?" Kara terdiam mendengar kalimat terakhir Endra. 'Emang ada yang penting?' ,apa Kara yang hamil sudah tidak penting baginya? Kenapa Endra setega itu? ## "Ra, lo mau pindah kamar?" Kara mengangguk "Kenapa Ra?" "Itu yang lo mau kan, lo udah bosenkan tidur sama gue. Liat gue setiap bangun tidur dan setiap mau tidur. Gue bakal turutin kemauan lo!" ###

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu