Senja dan Bulan

Senja dan Bulan

  • WpView
    Reads 499
  • WpVote
    Votes 233
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 12, 2024
Judul baru Senja dan Bulan (Judul lama: Talking To The Moon) ❝ Cerita ini aku tulis untukmu, Djavier. Laki-laki yang aku perumpamakan bulan yang indah, laki-laki penyuka hujan dan senja, dan laki-laki dengan sejuta kelebihan. Aku merindu...❞ [cerita ini fiksi, dan tidak ada sangkut paut dengan cerita mana pun, author menulis cerita ini dengan hati yg baik.] -Tetap jadi versi terbaik dari diri mu sendiri, jangan menyerah. Akan ada jalan untuk menyelesaikan masalah yang ada. "I am always there and support you"- from author ulva *Mungkin ada beberapa kata yang typo, jadi mohon di maklumi karena tidak ada manusia yang sempurna!*
All Rights Reserved
#82
moon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • dimana janji tersebut
  • AILY DAILY
  • ANTARES
  • Halaman Terakhir Untuk Gara [END]
  • Possessive vs Bad Girl [COMPLETED] ✔
  • Story About Him (SELESAI)
  • Dark+ Light
  • Aku Menyerah (COMPLETED)
  • DEVIAN [END]
  • Memories in Moon

"gue benci lo nay" ujar lasya menatap penuh amarah ke arah shanaya yang sedang di gendong oleh aksa menuju uks. tanpa sengaja naya melihat ke belakang dan melihat lasya sedang menatap mereka dengan mata tajamnya itu. 💫 "ayah janji ya, jangan lupain aku. dan ayah harus ingat kalau anak ayah yang asli itu shanaya Cherrye elvander. aku dan anak itu beda marga yah" pak el mengangguk tersenyum lebar dan mengelus kepala anaknya "iya ayah janji" "janji tetaplah janji, dan janji tidak akan bisa untuk di ingkari yah" pak el mengangguk. 💫 " aku ga akan pernah suka sama kamu sa, jadi tolong cari cewe lain yang lebih sempurna dari aku ya sa" ucap shanaya membenarkan pony rambutnya " menurutku kamu itu udah lebih dari sempurna nay" 💫 "jangan tinggalin aku ya nar, sekarang aku hanya punya kamu. kalo kamu ninggalin aku, nanti aku kesepian" "iya, aku janji" mereka berjanji dan berpelukan. 💫 "kenapa kamu jahat, kamu bilang kalau kamu suka aku. tapi kenapa setelah kamu pergi dan akan kembali, kamu harus pergi juga" "kenapa kamu merenggut nyawa kekasihku laut, dia salah apa" "kalo kamu merebutnya, aku tidak punya rumah. rumah yang tadinya utuh sekarang harus roboh lagi" "kamu juga. kan kamu juga sudah berjanji untuk kembali ketemu aku, tapi sekarang aku harus kehilangan kamu untuk selamanya"

More details
WpActionLinkContent Guidelines