Mencintaimu Karena Lillah

Mencintaimu Karena Lillah

  • WpView
    LECTURAS 393
  • WpVote
    Votos 53
  • WpPart
    Partes 21
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, nov 12, 2024
WpInfo
No ficción
Seorang perempuan yang awalnya tidak begitu mengenal Islam lalu di pertemukan dengan seorang lelaki, yang membuatnya sadar betapa pentingnya belajar agama agar hidup ini ada tujuannya. Awalnya hijrahnya memang demi mendapatkan cinta dari sang lelaki namun ia sadar bahwa niatnya itu salah dan dia pun mulai memperbaiki hijrahnya mulai dari pakaian, ibadah, hingga ilmu dia cari sampai ujung dunia, namun ia tidak lupa dengan cita-citanya di dunia. Mengejar cinta Robb-nya dan mendoakan kebaikan bagi lelaki yang dia cintai itu agar selalu di berikan kebahagiaan dan kesehatan.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Cinta Halal Kita[On Going]
  • Assalamualaikum Calon Pilot [END]
  • SEGITIGA CINTA
  • Om Barra [TERBIT]
  • Mengenal DIA...
  • Cahaya cinta Terakhir [On Going]
  • Ta'aruf cinta surah Al-kahfi
  • What Makes You Beautiful [SELESAI] ✔️
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • My Love A Turki

Aiza Chafiya Laila Jannahti. Gadis itu biasa dipanggil Aiza. Ia adalah anak pertama dari tiga bersaudara, memiliki dua adik laki-laki yang masing-masing berusia 13 tahun dan 8 tahun. Sejak kecil, Aiza dikenal sebagai anak yang lembut, taat, dan penuh tanggung jawab-terutama sebagai kakak sulung di keluarganya. Kisahnya dimulai ketika ia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Fattah, sebuah pesantren yang menjadi pilihan keluarganya. Bukan tanpa alasan, keluarga pengasuh pesantren-Kyai dan Nyai-telah lama menjalin hubungan dekat dengan keluarga Aiza. Kedekatan itu membuat keputusan tersebut terasa tepat, meski tetap saja berat. Tidak mudah bagi Aiza untuk meninggalkan pesantren milik kakeknya sendiri, tempat yang sudah akrab dengan segala kenangan masa kecilnya. Lingkungan baru, aturan baru, dan orang-orang baru menjadi tantangan yang harus ia hadapi dengan hati yang lapang. Di hari-hari pertamanya di Pesantren Nurul Fattah, Aiza dipertemukan dengan tiga gadis yang kelak menjadi sahabatnya: Chika yang ceria, Ayu yang kalem, dan Rahmana yang dewasa. Bersama mereka, Aiza belajar tentang arti persahabatan, kesabaran, dan perlahan... tentang rasa yang tumbuh tanpa diminta. Di balik lantunan ayat suci dan doa-doa yang dipanjatkan setiap malam, ada kisah yang sedang Allah rangkai. Kisah tentang perjuangan, tentang menjaga hati, dan tentang cinta yang tidak hanya sekadar rasa-melainkan niat suci untuk menuju halal. Inilah awal dari perjalanan Aiza. Tentang cinta yang dijaga, tentang rindu yang ditahan, dan tentang harapan yang dipasrahkan sepenuhnya pada takdir-Nya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido