Destiny's Second Chances

Destiny's Second Chances

  • WpView
    Reads 1,170
  • WpVote
    Votes 108
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 17, 2024
Suatu ruangan luas berwarna putih, berkabut tebal, bukanlah tempat yang akan Harry Potter pilih dengan senang hati. Namun, tiba-tiba, Harry menemukan dirinya terduduk di dalam ruangan yang tak berujung itu dengan tubuh usianya yang hanya berusia 11 tahun. Mata hijau zamrudnya menyelidiki sekitarnya dan menemukan sosok laki-laki bertubuh besar dengan mata berwarna emas yang penuh tanda tanya. "Harry Potter, aku cukup yakin bahwa tidak seharusnya kamu berada di tempat ini saat ini, apakah ada yang ingin kamu ceritakan?" Tanya sosok itu dengan suara tegas, namun dengan intonasi dan pandangan yang lembut seakan ingin berkata bahwa ia tidak akan menyakiti. Harry, setelah merenung sejenak, mulai mengingat pertempuran hebat di Hogwarts, kehancuran Horcrux terakhir, dan kemenangan atas Voldemort. Namun, kemudian tubuhnya melemas dan kehilangan energi, dan ia mendengar suara yang memohon agar dia tidak pergi. Sekarang, dia berada di tempat misterius ini. "Begitu ya, bukan waktumu untuk berada di sini, maka pilihlah dengan bijak. Apakah kamu ingin tetap melanjutkan kehidupan barumu di alam keabadian, atau kembali dan memulai segalanya dari awal, dan memperbaiki segalanya?" Harry terkesiap, memandang kedua mata keemasan itu dengan penuh selidik. "Apakah hal itu bisa terjadi? bukankan saat ini aku sudah mati?" Tanyanya hati-hati. "Tentu saja, tidak ada yang tidak mungkin yang dapat terjadi dunia ini, namun semua itu berada di tanganmu, pilihlah dengan bijak." Jawab sosok itu lebih lembut, kedua matanya kita terlihat sangat bersahabat "Namun Harry, ingatlah pada orang orang yang menyayangimu, ingatlah hal hal yang ingin kamu perbaiki di kehidupan sebelumnya, ingatlah semua itu." Merenung sejenak, akhirnya Harry menjawab mantap, senyum kecil terukir di bibir tipis merah mudanya. "Kembalikan aku ke masa itu!" "Jawaban diterima!" Entah apa yang terjadi selanjutnya, namun Harry mendapati dirinya kembali masuk ke dalam kegelapan itu...
All Rights Reserved
#28
dracoharry
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Collapse
  • Hufflepuff Girl Curse #Book 2 "I'm Not Mudblood, But Pure Blood Love Me"
  • Muggles
  • Second Chance (ABO) | DraRry
  • In Another Life (Drarry)
  • Draco Malfoy And The Heir Of Slytherin [SELESAI]
  • 𝐏 𝐑 𝐎 𝐏 𝐇 𝐄 𝐂 𝐘 | draco malfoy
  • Rosemary for Remembrance by rubber_soul02 (Terjemahan)
Collapse

source of actress and actor by J.K Rowling about fanfic : chapter inspired by dramione a little spoiler : "if i still had the necklace maybe i would change you into a better person, draco" "what if i go, you will lose me?" "sure, always, never dies. did you know? if you lie down then i'll lie with you or i'll be reincarnated a second time deathly hallows to raise you from the dead, draco" "promise me you won't do that" "i'll do anything, anything draco" Setelah kegelepan sempat menguasai Hogwarts di tahun ke-7 dimana Voldemort You-Know-Who membawa pasukan Death Eathers keluar dari Azkaban dan membobol perlindungan Hogwarts. Dimana Harry Potter dan sahabatnya berburu Horcrux Voldemort dan akhir kisah Lord Voldemort tewas saat nagini (the last horcrux) berhasil di bunuh oleh Neville Longbottom dengan Pedang Gryffindor. Waktu berlalu begitu cepat 19 tahun setelah Perang, Keadaan kembali normal dan banyak perubahan baik dari Hogwarts ataupun Ministry Of Magic yang sebelumnya di kuasai oleh Dolores Umbridge dan Auror lainnya kini telah di ubah dan tatanannya semakin baik ketika Harry Potter menjadi bagian dari Kepala Auror Ministry Of Magic. Begitupun dengan Muggle's World yang tenang dan Freedom of Muggle's Born tanpa adanya hinaan "Mudblood" atau perbedaan antara Darah Murni atau Darah Lumpur

More details
WpActionLinkContent Guidelines