Story cover for Destiny's Second Chances by PadfootDK
Destiny's Second Chances
  • WpView
    Reads 1,147
  • WpVote
    Votes 108
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 1,147
  • WpVote
    Votes 108
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jan 28, 2024
Suatu ruangan luas berwarna putih, berkabut tebal, bukanlah tempat yang akan Harry Potter pilih dengan senang hati. Namun, tiba-tiba, Harry menemukan dirinya terduduk di dalam ruangan yang tak berujung itu dengan tubuh usianya yang hanya berusia 11 tahun. Mata hijau zamrudnya menyelidiki sekitarnya dan menemukan sosok laki-laki bertubuh besar dengan mata berwarna emas yang penuh tanda tanya.
      "Harry Potter, aku cukup yakin bahwa tidak seharusnya kamu berada di tempat ini saat ini, apakah ada yang ingin kamu ceritakan?" Tanya sosok itu dengan suara tegas, namun dengan intonasi dan pandangan yang lembut seakan ingin berkata bahwa ia tidak akan menyakiti.
     Harry, setelah merenung sejenak, mulai mengingat pertempuran hebat di Hogwarts, kehancuran Horcrux terakhir, dan kemenangan atas Voldemort. Namun, kemudian tubuhnya melemas dan kehilangan energi, dan ia mendengar suara yang memohon agar dia tidak pergi. Sekarang, dia berada di tempat misterius ini.
     "Begitu ya, bukan waktumu untuk berada di sini, maka pilihlah dengan bijak. Apakah kamu ingin tetap melanjutkan kehidupan barumu di alam keabadian, atau kembali dan memulai segalanya dari awal, dan memperbaiki segalanya?" 
     Harry terkesiap, memandang kedua mata keemasan itu dengan penuh selidik. "Apakah hal itu bisa terjadi? bukankan saat ini aku sudah mati?" Tanyanya hati-hati.
     "Tentu saja, tidak ada yang tidak mungkin yang dapat terjadi dunia ini, namun semua itu berada di tanganmu, pilihlah dengan bijak." Jawab sosok itu lebih lembut, kedua matanya kita terlihat sangat bersahabat "Namun Harry, ingatlah pada orang orang yang menyayangimu, ingatlah hal hal yang ingin kamu perbaiki di kehidupan sebelumnya, ingatlah semua itu."
     Merenung sejenak, akhirnya Harry menjawab mantap, senyum kecil terukir di bibir tipis merah mudanya. "Kembalikan aku ke masa itu!"
     "Jawaban diterima!"
     Entah apa yang terjadi selanjutnya, namun Harry mendapati dirinya kembali masuk ke dalam kegelapan itu...
All Rights Reserved
Sign up to add Destiny's Second Chances to your library and receive updates
or
#147dracomalfoy
Content Guidelines
You may also like
𝐀𝐫𝐭 𝐁𝐞𝐧𝐞𝐚𝐭𝐡 𝐒𝐭𝐚𝐫𝐥𝐢𝐠𝐡𝐭 - A Draco Malfoy Fanfic by Ivy_Lyluv
23 parts Ongoing
𝘿𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙨𝙪𝙣𝙮𝙞 𝙢𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙚𝙧𝙩𝙖𝙗𝙪𝙧 𝙗𝙞𝙣𝙩𝙖𝙣𝙜, 𝙩𝙖𝙠𝙙𝙞𝙧 𝙢𝙚𝙢𝙥𝙚𝙧𝙩𝙚𝙢𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙪𝙖 𝙟𝙞𝙬𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙚𝙧𝙗𝙚𝙙𝙖. - - - - - ☆ Di balik jubah hijau perak, Airi adalah anomali di Slytherin: seorang muggle-born yang terasing. Malam demi malam, ia menemukan pelarian di Menara Astronomi, mencoba memahami dirinya dan sekitarnya, ia melukis di bawah langit berbintang yang menjadi satu-satunya saksi kesepiannya. Namun, ketika langkah Draco Malfoy bersinggungan dengan tatapan Airi yang penuh luka, batas antara musuh dan sekutu mulai kabur. Rahasia terungkap, dan di antara lukisan malam, sesuatu tumbuh-pelan, 𝘳𝘢𝘱𝘶𝘩, tapi 𝘯𝘺𝘢𝘵𝘢. Apakah langit malam akan menjadi saksi tumbuhnya harapan di antara dua jiwa yang seharusnya tak bersentuhan? Atau justru menjadi pengingat bahwa bintang pun 𝘵𝘢𝘬 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘭𝘶 bersinar untuk semua orang? ⏤⏤⏤⏤⏤⏤⏤⏤ Bukan hanya kisah tentang dua jiwa yang berbeda bertemu, tapi tentang bagaimana seseorang perlahan berdamai dengan 𝘭𝘶𝘬𝘢, belajar memaafkan 𝘮𝘢𝘴𝘢 𝘭𝘢𝘭𝘶, dan menemukan kembali dirinya sendiri di tengah dunia yang tak selalu ramah. - - - - - ☆ 𝐊𝐚𝐫𝐚𝐤𝐭𝐞𝐫 𝐝𝐚𝐧 𝐝𝐮𝐧𝐢𝐚 𝐇𝐚𝐫𝐫𝐲 𝐏𝐨𝐭𝐭𝐞𝐫 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤 𝐉.𝐊. 𝐑𝐨𝐰𝐥𝐢𝐧𝐠. 𝐊𝐚𝐫𝐚𝐤𝐭𝐞𝐫 𝐨𝐫𝐢𝐬𝐢𝐧𝐚𝐥 𝐝𝐚𝐧 𝐚𝐥𝐮𝐫 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐢𝐧𝐢 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐡𝐚𝐬𝐢𝐥 𝐢𝐦𝐚𝐣𝐢𝐧𝐚𝐬𝐢 𝐩𝐞𝐧𝐮𝐥𝐢𝐬.
Stay, That's an Order | Drarry by OcAma__
27 parts Complete
Harry sudah berhenti menghitung berapa kali ia jatuh. Tangannya gemetar begitu parah hingga ia tidak bisa menulis dengan benar. Kepalanya berdenyut setiap kali ia menggunakan sihir, pandangannya kabur seolah dunia sedang menjauh darinya. Ia kehilangan suara begitu sering hingga ia mulai berpikir bahwa ia lebih baik diam selamanya. Ia merasa kosong. Ia sudah lelah. Ia ingin menyerah. Tapi Draco Malfoy menolak membiarkannya. Draco menemukannya pingsan di perpustakaan, tubuhnya dingin seperti es. Ia berteriak memanggil Madam Pomfrey, menggendong Harry seolah tubuhnya tidak lebih berat dari selembar kertas. Dan ketika Harry terbangun, Draco menatapnya dengan ekspresi yang tidak pernah ia lihat sebelumnya-bukan ejekan, bukan amarah, tapi ketakutan yang nyata. "Kau pikir aku akan membiarkanmu mati begitu saja, Potter?" Draco mulai muncul di mana-mana. Mengawasi. Menyodorkan ramuan yang katanya "bukan urusanmu dari mana aku mendapatkannya." Mencibir setiap kali Harry mengabaikan kesehatannya. "Jangan pikir kau bisa mati sebelum aku sempat mengalahkanmu," katanya. Tapi matanya berkata sesuatu yang lain: Jangan tinggalkan aku. Ketika Harry jatuh lagi, kali ini lebih buruk-darah mengalir dari hidungnya, tubuhnya kejang tanpa kendali-Draco hampir menghancurkan ruang kesehatan dengan teriakannya. Harry ingin mengatakan bahwa ini bukan tentang Draco. Tapi kemudian ia melihat pria itu menggenggam tangannya seolah dunia akan runtuh jika ia melepaskannya. Dan tiba-tiba, ini memang tentang Draco. Tentang bagaimana Draco tidak hanya peduli. Tentang bagaimana Draco berjuang lebih keras daripada dirinya sendiri. Dan untuk pertama kalinya, Harry berpikir... mungkin ia bisa mencoba bertahan. 𝗙𝗮𝗻𝗳𝗶𝗰𝘁𝗶𝗼𝗻 𝗞𝗲-𝘀𝗲𝗽𝘂𝗹𝘂𝗵 𝗯𝘆 𝗔𝗠𝗔 𝐒𝐭𝐨𝐫𝐲 𝐓𝐲𝐩𝐞: 𝐋𝐨𝐧𝐠 𝐒𝐭𝐨𝐫𝐲𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐂𝐡𝐚𝐩𝐭𝐞𝐫: 𝟐𝟒 (𝐄𝐬𝐭𝐢𝐦𝐚𝐭𝐞)
Sacred Love | Drarry by OcAma__
37 parts Complete Mature
Harry Potter lahir ditanggal 31 Juli, dan ia juga meninggal dihari yang sama setelah berhasil mengalahkan Voldemort. Draco Malfoy menanggung beban rasa bersalah dan cintanya selama 7 tahun setelah kematian Harry. Rasa tak terbalaskan ini menyakiti nya seumur hidupnya. 7 tahun mencintai dalam diam di Hogwarts, dan 7 tahun juga dia merasa kehilangan. 14 tahun rasa cintanya tak terbalaskan. Membuat 9999 Bangau kertas tidak membuat Harry nya kembali? Draco menjadi gila. Namun, Entah ini sebuah Lelucon atau Takdir. Pada Tanggal yang sama di Tahun Ketujuh Kematian nya, sosok serupa seperti Harry Potter muncul dihadapan nya. Dan ini membebankan hidupnya untuk membantu lelaki tersesat ini kembali ke asal nya. Draco menatapnya dingin, "Aku hanya sebatas membantu mu kembali ke dimensi mu, jangan berharap lebih dariku" Suara nya tegas dan penuh kebencian. Harry menatap wajah Draco Malfoy yang lebih tua darinya itu dengan rasa gugup lalu mengangguk. "Un, baiklah" 𝐅𝐚𝐧𝐟𝐢𝐜𝐭𝐢𝐨𝐧 𝐏𝐞𝐫𝐭𝐚𝐦𝐚 𝐁𝐲 𝐀𝐌𝐀 𝐒𝐭𝐨𝐫𝐲 𝐭𝐲𝐩𝐞: 𝐋𝐨𝐧𝐠 𝐒𝐭𝐨𝐫𝐲𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐓𝐨𝐭𝐚𝐥 𝐂𝐡𝐚𝐩𝐭𝐞𝐫 : 𝟑𝟓+ (𝐁𝐚𝐛 + 𝐄𝐱𝐭𝐫𝐚) 𝐆𝐞𝐧𝐫𝐞: 𝐀𝐝𝐯𝐞𝐧𝐭𝐮𝐫𝐞, 𝐅𝐚𝐧𝐭𝐚𝐬𝐲, 𝐑𝐨𝐦𝐚𝐧𝐜𝐞 𝐑𝐚𝐭𝐢𝐧𝐠: 𝟏𝟖+ 𝐏𝐚𝐢𝐫𝐢𝐧𝐠: 𝐃𝐫𝐚𝐜𝐨 𝐌𝐚𝐥𝐟𝐨𝐲 𝐱 𝐇𝐚𝐫𝐫𝐲 𝐏𝐨𝐭𝐭𝐞𝐫 𝗡𝗼𝘁𝗲 : 𝗧𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗥𝗲𝘃𝗶𝘀𝗶 (𝗠𝗮𝗴𝗲𝗿)
You may also like
Slide 1 of 9
Draco Malfoy and The Mirror Of Ecidyrue [SELESAI] cover
In Another Life (Drarry) cover
𝐀𝐫𝐭 𝐁𝐞𝐧𝐞𝐚𝐭𝐡 𝐒𝐭𝐚𝐫𝐥𝐢𝐠𝐡𝐭 - A Draco Malfoy Fanfic cover
I Returned To The Past Just Because of a Stupid Artifact cover
Serpent's Ascending cover
Stay, That's an Order | Drarry cover
5 am, waking up (Terjemahan)  cover
Muggles cover
Sacred Love | Drarry cover

Draco Malfoy and The Mirror Of Ecidyrue [SELESAI]

20 parts Complete Mature

[I'm just a translator! Harry Potter sepenuhnya milik J.K Rowling, dan fanfic ini sepenuhnya dibuat oleh author Starbrigid dari AO3] . . . Yang diperlukan hanyalah satu kali melihat ke cermin dan upaya keliru untuk menghancurkannya, sebelum Draco Malfoy yang sakit hati, yang baru keluar dari Azkaban dikirim kembali ke tubuhnya pada hari dia menerima surat Hogwarts-nya. Tiba-tiba, Draco mendapat kesempatan kedua yang tidak dia inginkan, dengan Topi Seleksi yang tidak tahu apa yang harus dilakukan dengannya, seorang Muggleborn yang tidak mau meninggalkan meja belajarnya sendirian, dan mata hijau yang tidak bisa dia enyahkan dari pikirannya. Dan kemudian ada tongkat barunya, yang memilihnya dan akan menandai dirinya sebagai penyihir yang sama gelapnya dengan namanya. . . . [Draco Malfoy and the Mirror of Ecidyrue adalah bagian 1 dari seri The Mirror of Ecidyrue]