Everlasting Pain [END]

Everlasting Pain [END]

  • WpView
    Reads 100,007
  • WpVote
    Votes 6,472
  • WpPart
    Parts 54
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 29, 2024
Jika memang hadirnya tak ada artinya, lantas untuk apa dia hidup? Jayden hanyalah seorang anak yang tak pernah dilahirkan hanya untuk menjadi yang kedua. "Sat, gimana rasanya dipeluk sama mama lo?" "Rasanya nyaman dan hangat lah. Bukannya lo sering dipeluk mama gue? Kenapa nanya?" Saat itulah Satria baru menyadari kesalahannya. Mata terbalut luka milik Jayden telah berkaca-kaca. "J-Jay, maksud gue--" "Nggak apa-apa. Gue justru makasih sama lo. Berkat lo, gue tahu rasanya pelukan seorang ibu."
All Rights Reserved
#317
jayhoon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Good Bad Brother✔️
  • I WISH I COULD HEAR || SungJake
  • Hurt Without Blood. [COMPLETED]✔
  • Hiraeth [TERBIT]
  • PROBLEM || KIM SUNOO (REVISI)
  • Bayi transmigrasi | ✅
  • To the Moon and Back [ TERBIT ]
  • Find My Home [TERBIT]
  • Family Line

[Brothership/Sicklit/Slice of Life] Monoton. Kiranya begitu hidup Kairav selama ini. Ia tidak memiliki lingkup pertemanan yang luas, tidak pernah tahu bagaimana kehidupan di luar sana berjalan, tidak paham pula rasanya menjadi manusia yang punya banyak pengalaman untuk dicoba. Meski begitu, ia tak pernah merasa kekurangan karena Tuhan menghadirkan keluarga yang amat menyayanginya. Ia juga memiliki saudara kembar yang selalu bisa menjadi teman terbaik. Bagi Kairav, Kaivan saja sudah cukup. Akan tetapi, di suatu hari yang menyesakkan, Kairav mengetahui fakta bahwa ia tak lebih dari sekadar parasit dalam hidup saudara kembarnya. Dan mulai hari itu, yang Kairav inginkan hanyalah sebuah 'kematian'.

More details
WpActionLinkContent Guidelines