The Cure
  • WpView
    Reads 34,355
  • WpVote
    Votes 3,068
  • WpPart
    Parts 49
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 5, 2020
SEQUEL of The Way Out || ON HOLD #3 in zombies // 08-12-18 #38 in journey // 22-06-20 ▪︎▪︎▪︎ Setelah Nala dan teman-temannya berhasil keluar dari sekolah, mereka melanjutkan perjalanan menuju sebuah gedung laboratorium kecil di pinggir kota. Para ilmuwan yang tersisa di kota itu berusaha menemukan obat dari darah Nala yang istimewa, tetapi semua tidak berjalan dengan lancar dan tidak sesuai harapan. Lagi-lagi mereka harus berjuang untuk bertahan hidup dan pergi mencari tempat perlindungan, namun tidaklah mudah. Dengan tujuan utama menjaga Nala agar tetap hidup, mereka terus berjalan hingga bertemu teman lama dan juga sebuah komunitas kecil dengan pemimpin yang terlihat ramah. Apa yang membuat percobaan mereka tidak lancar? Apakah Nala dan teman-temannya masih dapat bertahan hidup? Apakah mereka bisa mempercayai orang-orang yang ditemui? Apakah dunia masih bisa diselamatkan? ▪︎▪︎▪︎ THIS IS THE FIRST DRAFT. Jika masih banyak kesalahan atau kejanggalan, mohon dimaklumi. Copyright © 2015 eyesburnblind
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FRAGMENT (From ALTERITY)
  • TRAPPED ZOMBIE'S (COMPLETED)
  • The Comedian's Last Laugh
  • Silent Prison
  • WAW : Who Are We?
  • NAYLA  || Luka Berakhir Duka (End:Revisi📌)
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • AMERTA : The Last Embrace
  • [End] Nightfall
  • GRIZELLE [Completed]

"Dalam dunia yang tampak nyata, ia hanya bayangan yang menunggu dipecahkan." Di balik tirai dunia yang tampak biasa, tersembunyi kehidupan seorang remaja yang tak pernah benar-benar menjadi miliknya sendiri. Ia tumbuh dalam pusaran rahasia, dibentuk oleh intrik dan kepalsuan yang menjalar dari akar keluarganya. Langkah-langkahnya diawasi. Suaranya dibungkam oleh kewajiban. Jiwanya? Terbelah... antara hitam dan putih yang tak pernah ia pilih. Ia hidup-bukan karena ingin, tapi karena satu kata: peduli. 🕯️ "Kadang, bertahan hidup adalah bentuk lain dari menyerah yang disamarkan." Namun segalanya mulai retak saat ia bertemu seseorang. Bukan pahlawan. Bukan penyelamat. Hanya satu jiwa lain... yang perlahan mengajaknya bernapas sebagai dirinya sendiri. Dinding-dinding yang selama ini membelenggu, mulai pecah. Tawa. Tangis. Cinta. Hadir seperti pecahan kaca-indah, menyakitkan, menyilaukan. Tapi dunia tak pernah sesederhana itu. Apa arti kehidupan, bila dibangun di atas kebohongan? Apa makna cinta, jika tumbuh dari tanah yang tak jujur? Saat rahasia mulai menampakkan wajahnya, dan kepercayaan berguguran satu per satu, ia harus memilih: 🔻 Melanjutkan fragmen kehidupan yang mulai ia cintai... 🔺 atau menelusuri puing-puing masa lalu yang bisa menghancurkan semuanya. "Sebab kadang, untuk menemukan cahaya, kita harus berani menghadap bayangan kita sendiri."

More details
WpActionLinkContent Guidelines