Story cover for Eclipse Hope by -newmooon-
Eclipse Hope
  • WpView
    Reads 525
  • WpVote
    Votes 126
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 525
  • WpVote
    Votes 126
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Jan 29, 2024
Pada tahun 2050, kiamat tak terelakkan terjadi saat meteor dahsyat menghantam Bumi, menghancurkan segalanya. Umat manusia yang selamat terombang-ambing di atas tiga bahtera luar angkasa, putus asa mencari planet baru untuk ditinggali. Saat harapan mulai memudar, seorang mantan buronan tiba-tiba menemukan sebuah robot misterius berwujud anak kecil. Siapakah dia? Apa rahasia yang disimpan robot ini, dan bagaimana bisa ia menjadi kunci bagi kelangsungan hidup umat manusia?
All Rights Reserved
Sign up to add Eclipse Hope to your library and receive updates
or
#22scifi
Content Guidelines
You may also like
I'm Trapped In A Post-Apocalyptic World, But My Cheat Is The Player by SoftCake2708
10 parts Ongoing
Tiga ratus tahun telah berlalu sejak perang nuklir menghancurkan dunia, menjatuhkan peradaban umat manusia ke ambang kepunahan. Alam mengambil alih, tetapi bukan dengan cara yang ramah. Tumbuhan dan hewan mulai bermutasi menjadi makhluk ganas yang memburu manusia. Meski begitu, umat manusia tidak menyerah. Dengan sisa-sisa sumber daya yang ada, mereka bertahan, membangun kembali pemerintahan, dan berjuang melawan para makhluk mutasi demi kelangsungan hidup. Di tengah dunia yang porak-poranda ini, seorang pria bernama Rex tiba-tiba terbangun di kota yang telah lama ditinggalkan. Ia tidak tahu bagaimana ia bisa sampai di sana. Ingatan terakhirnya hanyalah lembur di kantor, tenggelam dalam setumpuk dokumen sebelum akhirnya tertidur karena kelelahan. Saat mencoba memahami situasinya, ia dikejar oleh seekor serigala mutasi berkepala dua yang ganas. Dalam pelariannya, ia secara tidak sengaja menyentuh sebuah pintu raksasa yang tersembunyi di reruntuhan. Seketika, sebuah layar hologram muncul di hadapannya-sebuah sistem canggih telah diaktifkan. Selamat datang di Shelter 106. Sebuah robot berbentuk kucing muncul, mengungkapkan kebenaran yang mengejutkan. Shelter ini adalah peninggalan dari peradaban lama, dan Rex kini ditunjuk sebagai Administrator. Tugasnya? Membimbing para "player"-manusia dari Bumi-untuk merebut kembali dunia dan membangun peradaban baru. Tapi mengapa ia yang terpilih? Apa sebenarnya rahasia di balik shelter ini? Dan yang lebih penting-dapatkah Rex bertahan di dunia yang sudah berubah ini? Petualangan pun dimulai!
You may also like
Slide 1 of 8
GAIA : Last Hope cover
Project Zeta Horizon [Completed] cover
5: Bombshell Blonde cover
LACUNA KYLO : A Missing Part Of Sky ✓ [Banginho] cover
THE DEATH TARGET cover
THE REBIRTH OF THE YOUNGEST  cover
I'm Trapped In A Post-Apocalyptic World, But My Cheat Is The Player cover
Tentang Ursulanda | dan bagaimana kami memenangkannya [ TAMAT ] [Revisi] cover

GAIA : Last Hope

22 parts Ongoing

Tahun 2099. Bumi sekarat. Langit bukan lagi biru, udara menghitam oleh polusi, dan lautan berubah jadi lumpur beracun. Umat manusia tidak lagi bertahan-mereka hanya menunda kepunahan. Di tengah reruntuhan dunia yang dikendalikan oleh rezim korup dan propaganda masif, satu harapan terakhir muncul: Project Gaia, sistem penyelamat lingkungan yang telah lama dikubur oleh pemerintah. Devano Magasky Darmawan, seorang jenius teknologi, memilih melawan. Dikhianati oleh masa lalu dan diburu oleh teman lamanya yang kini menjadi musuh, ia membentuk tim pemberontak dari beragam latar belakang: hacker, teknisi, sniper, mantan militer, ilmuwan, hingga informan bawah tanah. Bersama, mereka menyusun rencana paling mustahil-mengaktifkan Gaia dan menghidupkan kembali planet yang nyaris mati. Namun misi ini bukan sekadar soal mesin dan data. Ini adalah pertarungan moral dan identitas. Siapa yang layak dipercaya? Apa arti pengorbanan dalam dunia yang sudah rusak? Dan apakah dunia yang baru layak diperjuangkan, jika harus mengorbankan sisi manusiawi kita? Di balik aksi sabotase, infiltrasi, dan kejar-kejaran maut, ada pertanyaan yang terus menghantui mereka: Bisakah manusia ditebus? Ataukah kita hanya layak punah bersama bumi yang kita rusak?