-SELEPAS HUJAN DIMATAKU

-SELEPAS HUJAN DIMATAKU

  • WpView
    Reads 146
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Wed, Jan 31, 2024
Bersama tulisan ini aku hantarkan jasadmu ke makam yang aku sebut puisi, liang dimana aku sempat di apit kesedihan, kesunyian, kesendirian setelah bertahun-tahun lamanya merendahkan gemuruh yang kerap mengundang awan mendung di langit-tak ada rona senja, ataupun pelangi yang mampu membawaku keluar dari rasa berkabung perasaanku sendiri, hingga aku kerap hidup dalam kepura-puraan.
All Rights Reserved
#1
ruangkata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bungsu [second life]
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • PORTAL OF TIME DIMENSION [Slow Update]
  • Datang Untuk Pergi
  • Who's he. . .?[Complete]
  • ZONA NYAMAN
  • Dibalik Diam.
  • KAIFA HALUKI??

Mari jalani hidup ini dengan lembaran baru Ada baiknya baca dulu "semua aku dirayakan" Biar paham bagaimana alur ceritanya Disini akan ada cerita mengenai masalalu mereka dulu yang tidak dituliskan di cerita sebelumnya

More details
WpActionLinkContent Guidelines