Komedian Lokal

Komedian Lokal

  • WpView
    Reads 523
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Mar 31, 2015
Komedian Lokal By: Neverthink Story Panggung hiburan kini semakin meriah dengan hadirnya artis-artis komedian baru. Dengan ciri khas mereka, penonton menjadi sangat terhibur dengan gurauan-gurauan ringannya. Mulai dari guyonan yang ringan, sampai guyonan yang berat. Lalu bagaimana dengan aku? Siapa aku? Kalau ditanya seperti itu, aku pasti akan menjawab.. Komedian. Ya, aku seorang komedian. Aku seorang komedian lokal di salah satu kota kecil di Negri ini. Semua orang menyukai lawakanku. Bayaranku pun sangatlah tinggi, walaupun aku belum terlalu terkenal. Namun aku sangat dikenal oleh warga-warga kepolisian di kota kecil ini. Kenapa bisa begitu? Entahlah.. Mereka begitu nafsu mencariku. Sehingga mereka menebarkan poster dengan gambar grup lawakku. Siapa yang berhasil menemukanku di kota ini, akan diberi hadiah uang tunai yang cukup menggiurkan. Baiklah, lupakan polisi-polisi yang naif itu. Kembali ke topik. *** Kalian semua pasti mengerti kan jika setiap komedian, memiliki ci
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Harta Tahta Alita
  • KILLALFA
  • KAY'S STORY
  • GUNFA
  • Diantara 2 pilihan (TNI/POLICE)
  • arsen
  • Sweet Combat
  • My Handsome Devil
  • U'RE MINE [END]
  • 𝐒𝐡𝐞 𝐢𝐬 𝐦𝐲 𝐆𝐢𝐫𝐥•| [On going]

COMPLETED ✓ Ini bukan cerita tentang perebutan harta, bukan juga tentang berebut kedudukan atau tahta. Tapi ini cerita tentang tiga laki-laki tampan dalam satu rumah yang berebut hati Alita. "Gue dulu, jadi Alita itu milik gue!" hardik pria yang mengenakan seragam putih abu-abu, ia menggenggam tangan Alita. "Gak bisa. Lo terlalu bocah buat, Al," balas Gilang, ia menarik tangan kiri Alita hingga lengan gadis itu menabrak dada yang kokoh untuk laki-laki seumurannya. "Ehh ... Ehhh." Mereka saling menarik tangan Alita hingga membuat sang empunya kesakitan. Grep. Mata Alita membulat lebar tatkala merasakan tangan kekar melingkar di perutnya. "Berhenti. Kalian gak boleh ngarep dapetin Alita," tukas Adnan, ia menatap tajam kedua adiknya. "Pergi sana," katanya lagi. "Gak!" balas Gilang dan Alif kompak. "Ini perintah! Kalian gak boleh membantah!" Adnan menunjukkan sipat kepemimpinannya, hingga kedua adiknya mengangguk dan perlahan melepaskan tangan Alita kemudian berlalu meninggalkan mereka. "Tangan kamu sakit ya?" tanya Adnan, ia masih memeluk Alita. Gadis itu hanya mengangguk. Pria bertubuh seksi itu mengecup ceruk lehernya kemudian menenggelamkan wajahnya disana. Batin gadis itu berteriak, dipeluk Adnan dari belakang seperti ini sangat tak baik untuk kesehatan jantungnya. "Akan saya pastikan tidak ada yang bisa miliki kamu, kecuali aku, Al," katanya. Alita menoleh spontan ke samping saat mendengar itu, matanya membulat lebar dan dia? Tercipta senyum smirk di bibir tipisnya kemudian-- "Hmppphh.." Pria itu mengecup bibirnya hingga ia semakin membulatkan mata lebih besar, lalu memejamkan mata saat merasakan lidahnya yang mulai memasuki mulut, mengabsen gigi-gigi Alita yang berderet rapih hingga tubuh gadis itu memanas. Gimana? Penasaran? Baca dan jangan lupa tinggalkan votmennya 😘

More details
WpActionLinkContent Guidelines