Wunsch : Against Unreality

Wunsch : Against Unreality

  • WpView
    Reads 347
  • WpVote
    Votes 155
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 17, 2026
Zayyan Revandra, seorang lelaki SMA yang memiliki kondisi keluarga cukup rumit. Saat ia masih kecil, orang tuanya bercerai, ibunya meninggalkannya bersama dengan ayahnya. Zayyan tak memiliki saudara, ia anak tunggal. Setiap harinya ia hanya terpuruk menahan sakit. Ayahnya selalu melampiaskan amarahnya kepada Zayyan dengan tindak kekerasan. Hal itu membuat ia tak terbiasa berbaur dengan orang lain. Ia sangat pendiam di kelas, namun ada dua orang yang mau berteman dengannya. Suatu hari, ia secara tak sengaja menemukan tempat yang begitu indah di matanya. Masih banyak misteri di dalamnya, namun saat ini ia tak sendirian. Ia bertemu dengan seorang perempuan yang satu sekolah dengannya dan mereka sepakat untuk menyusut semua misteri yang ada di tempat itu. Hingga mereka tak sadar, bahwa ada sesuatu perasaan yang tumbuh diantara mereka berdua.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bayangan Yang Kembali
  • Isvara
  • zaxel
  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • That Memory✓
  • ANTITESIS [TAMAT]
  • I Think You Call This Love [END] S1 Story of Rei-Raka
  • Kematian Hati
  • Menunggu Senja Kembali

Tak ada data. Tak ada sejarah. Hanya nama dan satu wali murid. Alza datang ke SMA Arunika Pratama tanpa masa lalu yang jelas. Tapi wajahnya membangkitkan sesuatu yang telah lama terkubur-di antara keluarga Mahendra, di lorong sekolah, dan di pantai yang pernah menelan satu nama: Zayyan. Saat masa lalu mulai mengetuk, siapa yang akan cukup kuat untuk membukakan pintunya? Disclaimer:⚠️ Cerita ini murni karya fiksi. Nama-nama karakter yang digunakan-hanya digunakan sebagai visualisasi semata dan tidak mencerminkan kepribadian asli, kehidupan nyata, maupun pandangan dari individu tersebut. Tidak ada niat untuk menyinggung, merendahkan, atau menyebarkan kebencian terhadap siapapun. Semua kejadian, alur, dan dialog bersifat rekaan dan tidak berkaitan dengan kenyataan. Mohon baca dengan bijak dan penuh pengertian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines