Prince of Sadness

Prince of Sadness

  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 31, 2024
Kalau kapan-kapan kalian melihat seorang wanita dengan gaun penuh darah dan lagi, seorang pria dengan baju berkuda paling nyentrik sejagat, mungkin itu aku, yang sedang menaiki talas terbang sembari mengumpat, "Sialan!" disitulah kisahku dimulai dalam buku ini, kisah di mana aku bertemu pangeran paling percaya diri sejagat raya, padahal umurnya sudah tua bangka. ps: hanya umurnya kok, untung wajahnya tidak. ©JUKIIINIM, 2024.
All Rights Reserved
#164
royal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Duchess dari Pasar Senen
  • Love that grows in the kingdom
  • Blooming Baby
  • Second Life
  • Sofia's Love story √
  • Nyonya Duchess [END]
  • It's Me Elina
  • Become The Evil Empress (Sudah Terbit)
  • Lady Gen Z

By Rahmapsar💐 Aku hanya Jatmiko, pedagang sayur dari Pasar Senen. Pagi-pagiku diisi dengan teriakan harga, dan malamku dengan lelah yang tidak ditanya siapa-siapa. Lalu aku mati. Atau bangun? Entah. Yang pasti, ketika membuka mata... aku berada di ranjang empuk bertirai emas, berkulit halus dan lembut, tinggi semampai, dan cantik. Tubuh ini bukan milikku, tapi sekarang akulah pemiliknya-Seraphine Lys Aurelian, Duchess dari Elarien, istri seorang Grand Duke yang ingin menceraikanku. Di dunia di mana sihir diperdagangkan seperti emas, dan cinta menjadi alat politik, Seraphine harus memainkan peran bangsawan yang anggun-sambil membawa naluri jalanan, mata tajam pedagang, dan keteguhan seorang yang pernah ditindas oleh harga tomat naik. Ini bukan kisah cinta biasa. Ini kisah tawar-menawar dengan takdir, menggoda musuh dengan senyum, dan menawar kekuasaan dengan tubuh dan kecerdasan. Apakah dia akan jadi boneka istana? Atau jadi wanita yang menjual kerajaan demi satu tawa menang?

More details
WpActionLinkContent Guidelines