DENAKA
  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 30, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
masa kecil Denaka yang kelam, membuatnya sulit melupakan trauma itu. riang tawanya berkurang , dia menjadi lelaki cool. hingga mentari datang membuat hidupnya penuh binar kembali. siapakah dia? bagaimanakah kisah romansa Denaka dan gadis yang ia pandang pertama lantas langsung terpesona? baca ya sobarrtttt cantik ganteng imut jelita😆😆
All Rights Reserved
#51
cowocool
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines