I'm Daffa

I'm Daffa

  • WpView
    Reads 105
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 2, 2024
"Ini Adalah hal penting yang harus Melodi tanyakan." Melodi menatap tajam seorang lelaki yang duduk di hadapannya. "Mengenai kasus yang sedang banyak di bicarakan, terutama di sekolah kita." Lelaki itu hanya diam. Dia tengah membaca komik tanpa merespon Dan melihat lawan bicaranya. "Abang!" sentak Melodi. "Hm." sahutnya datar. "Dengerin Melodi gak si? Dari tadi Melodi ngomong gak ada tanggepan." sewot Melodi. "Terus?" "Ya abang harus merespon dong, ini kan kasus abang sama Meydan." "Hm." Melodi menarik napas, "okey, lanjut. Apa bener Meydan sekarang setres karena Cinta nya di tolak sama abang?" "Gk tau." Sembari membuka lembaran komik. Melodi menyipitkan matanya, "tapi menurut pengetahuan Melodi, abang penyebab utama dari kasus ini." "... " "Jadi apa tindakan Bang Dafa terhadap kasus ini? Apa bang Dafa akan mengakui kesalahan abang? Atau akan membiarkan kasus ini begitu saja?" "Gw gak peduli." Melodi menutup muka dengan kedua tangan, prustasi. Dafa Mahendra seorang anak remaja yang terbilang tampan dan pintar. Memiliki seorang adik bernama Melodi Mahendra. Kedua nya sangat berbeda. Dafa terkenal dengan kecuekannya sementara Melodi terkenal dengan kecerewetannya. Sebuah rahasia besar terbongkar kala Dafa mencintai adiknya sendiri. Melodi juga menyadari bahwa hidupnya tidak akan sempurna tanpa Dafa sang kakak. Kisah menarik tentang Dafa dan Melodi akan penulis suguhkan dibuku pertama ini. Semoga kalian para readers menikmati bagaimana keseruan perjalanan kisah mereka.
All Rights Reserved
#188
withyou
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kasat Rasa [Ongoing]
  • DISAPPEARED [COMPLETE]
  • A dan I [Complete]
  • I Give You Flower
  • FIZYA
  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • Arfan & Syeira
  • ZHAIN GROUP BOYS (ON GOING)
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Segitiga [END]

Keduanya sama-sama tertawa ketika suasana perlahan mencair. Juwita yang mulai membuka diri kini kembali melontarkan pertanyaan acak yang Ia sesali setelahnya. "Kamu kalo kesini sama siapa, raf ? Pacar ?" Raut lelaki itu tiba-tiba berubah. Tatapan matanya berpendar kearah lain, menyembunyikan cemas yang tersirat di balik jawabannya yang santai. "Pacar saya lagi gga di sini, Rei. Dan dia bukan anak tongkrongan kayak kita." Tanpa sadar gadis itu menahan nafasnya sendiri, belum siap dengan jawaban yang diterimanya. "Oh, gitu. Udah lama LDR-nya ?" Juwita bertanya lagi dengan wajah ingin tahu, walau kenyataannya justru sebaliknya. Sebab menurutnya akan aneh ketika topik itu hanya berhenti sampai di situ saja. "Sejak lulus kuliah. Dua bulan yang lalu. Dia sekarang lagi lanjutin S2 di Jakarta." "Wowww,,,hebat ya dia masih semangat untuk kuliah. Limitted edition tuh cewek kayak gitu. Kamu beruntung, raf." Lelaki itu hanya menjawabnya dengan senyuman tipis. Kepalanya menunduk, menyembunyikan wajahnya dari Juwita yang sedang menatapnya nanar. Setelahnya, obrolan itu terjeda beberapa saat. Keduanya kembali sibuk dengan isi kepala masing-masing. Juwita yang merasa bersalah karena telah menghadirkan pembahasan yang berat, juga Asraf yang kini sedang mengabaikan kenyataan yang membuat suasana kembali hening. "Kayaknya salah banget ya kita baru ketemu sekarang ?" Rasanya seperti ada sebuah kekuatan besar yang menyerap habis suara-suara di sekitar mereka. Heningnya terasa mencekam ketika hanya ada suara Asraf dan debar jantungnya di sana. Pertanyaan Asraf tadi menggaung di telinga, menimbulkan rasa perih yang tidak seharusnya ada. Untuk apa Ia merasa kecewa ketika tahu bahwa Asraf ternyata sudah punya pacar ? Bukankah mereka tidak pernah memiliki hubungan yang spesial sebelumnya ?

More details
WpActionLinkContent Guidelines