BLOOD TIES

BLOOD TIES

  • WpView
    LECTURAS 484
  • WpVote
    Votos 130
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, dic 29, 2025
Kisah pangeran Sean yang memiliki sifat pemberani dan penyabar lalu memilki seorang adik perempuan bernama Sera yang memiliki sifat ragu namun juga pemberani. Mereka berasal dari kerajaan Luna, kerajaan yang sangat dihormati oleh kerajaan-kerajaan lainnya karena keberanian dan kekuatan dari kerajaan Luna mampu membuat kerajaan lain berada di puncak kejayaannya. Mereka berdua saling menyayangi satu sama lain, bahkan tak ingin salah satu dari mereka hilang atau mengorbankan nyawanya. Namun kebahagiaan kerajaan Luna tak berlangsung lama, sebuah dendam datang kembali. Dendam tersebut menyebabkan ikatan dan kehancuran kerajaan Luna. Apakah Sean dan Sera dapat melawan ini semua?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • Harum Bunga, Pahit Dendam.
  • I Was Looking At The Villainess
  • princess in the shadow
  • Seribu Kisah | | GORESAN PESAN [COMPLETED]
  • The Fated Queen : Rise of Hypendor

First historical-fantasy Romance by Me! *** "Kenapa kau tampak begitu tenang, heh?" desisnya tepat di wajah Sang Ratu. "Kau bahkan memberikan obat subur untuk kami. Apa kau tidak takut posisimu akan tergulir jika aku memiliki anak dari selir lain?" napas Ghaozen bahkan terasa begitu tergesa di wajah cantik dan lembut milik Yueyin. Yueyin justru tersenyum tulus, "Saya yakin, tak lama lagi tempat saya akan berganti. Lalu, apa yang harus saya takutkan?" Ya benar, apa yang harus ditakutkannya? Karena sejak kecil Yueyin di didik tidak untuk menjadi orang yang serakah. Tidak untuk menjadi orang yang naif dan munafik. Ia bahkan sebisa mungkin hidup jauh dari jangkauan istana, namun sialnya pekerjaan sang ayah membuatnya terjebak dengan Raja saat ini. Raja yang dikenal berhati iblis! Istana adalah tempat yang mengerikan! Jauhi sebisa mungkin, Yueyin. Itu adalah pesan terakhir sang ibu padanya sebelum ibunya bunuh diri akibat perceraian dan fitnah kejam dari istana oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. "Kau lancang, Ratu!" Ghaozen semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Yueyin. Menatap bibir merah muda Yueyin yang tampak menggoda begitu membangkitkan hasratnya sebagai lelaki jantan. Namun, ketika kedua bibir itu nyaris menyatu, Yueyin lebih dulu memalingkan wajahnya. Membuat Ghaozen tersenyum sinis dan berbisik pelan, "Rumor itu beredar salah. Bukan aku yang tidak pernah mengunjungimu, Yueyin. Tapi, kau yang selalu menolak kehadiranku!" gumamnya sebelum keluar dari kediaman Yueyin dengan langkah lebar.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido