A With B

A With B

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 23, 2024
WpInfo
Fiction
Social Themes
Ini tentang mengagumi dalam diam, menyukai dalam diam, dan sampai pada tahap mencintai dalam diam. ••• Perempuan dengan setelan baju gamis hitam yang dipadukan dengan hijab pasmina syar'i berwarna mocca sedang berada di toko buku. Matanya melihat buku yang ada di rak palinga atas, sepertinya dia tertarik dan hendak mengambil buku itu, namun tangannya ternyata tidak sampai. Ia melakukan berbagai cara, kakinya berjinjit dengan harapan supaya tangannya sampai pada buku itu. Namun nihil juga, buku itu masih terpampang di atas sana. "Aduuhh." Perempuan itu meringis dan berjongkok untuk mengecek, ternyata kakinya terkilir. Tiba-tiba ada seseorang yang menjulurkan buku ke arahnya, perempuan itu mendongak lalu berdiri, itu adalah buku yang sejak tadi ia ambil tapi tak bisa. "Lain kali minta tolong ke orang sekitar." Ujar seseorang itu yang ternyata adalah sosok laki-laki tinggi dan bisa dibilang cukup tampan. Tapi, perempuan itu merasa tidak mengenalinya. "Ma-makasih." Ujar perempuan itu kemudian mengambil bukunya. "Sama-sama." Jawab laki-laki itu dengan singkat lalu pergi begitu saja. Perempan itu masih mematung di tempatnya sambil memegang bukunya. Dia cukup kaget, hanya saja berusaha bersikap biasa saja. ••• "Lo itu udah paket komplit. Ganteng, cerdas, soleh, dermawan, nurut sama ortu, taat sama Allah. Masih aja ngerasa insecure?" Ujar salah seorang lelaki pada teman disampingnya. Mereka sedang berjalan menuju parkiran untuk pulang. "Ga ada manusia yang sempurna, wajar kalo gue insecure." Jawab lelaki itu. Lelaki disebelahnya hanya menggelengkan kepala tak habis pikir dengan sahabatnya ini. ••• Kalo kepo sama lanjutannya, baca cerita ini yaa. Terima kasih yang udah mau baca, like, coment, dan follow✨️🥰 Note: Dilarang plagiat!! Tolong hargai karya orang!!
All Rights Reserved
#42
cintahalal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Imam untuk Gladysa✓
  • Our Love Story
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Di Balik Niqab [TERBIT]
  • Kawin Kontrak? [COMPLETED]
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • ALESYA (END)
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • Said Bismillah if you love me
  • Mahligai Cinta [END]✓

Gladysa Makmuma Al-Fath. Seorang perempuan yang selalu mengusik ketenangan seorang Imam El. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Galydsa sangat membenci Imam, beda dengan kaum Hawa lainnya yang selalu memuji Imam bagaimana pun keadaannya. Yang satu kalem, yang satu cerewet. Yang satu tenang, yang satu emosian. Yang satu bodo amatan, yang satu selalu nyinyir. Yang satu adem anyem, yang satu selalu kepanasan. "SUMPAH! GUE BENCI BANGET! KENAPA PAPI GUE NAMAIN GUE ADA MAKMUMNYA?!" "Lo emang tercipta buat jadi makmumnya Imam, Sa." "NAJIS!" Imam itu alim, tenang, ketua hadroh, pengurus rohis, ketua OSIS. Para fansnya kalo ngeliat dia rasanya udah kayak tiduran di ubin Masjid. Adem banget, apalagi kalo habis ngerjain soal MTK. Beda lagi kalo Gladysa yang ngeliat Imam, bawaannya panas mulu. "Senyum mulu, sok cool pula! Dih, amit-amit. Sok kegantengan banget! Gantengan juga Papi gue. Alay banget, tuh, cewek-cewek! Dasar tukang caper!" Hingga suatu kejadian membuat Gladysa ingin hilang dari muka bumi ini, terlebih kedua orang tua mereka amatlah dekat. ×××× "Info! Cewek kalo ultah biar seneng dikasih apa?" "Qobiltu." Imam tersenyum kecil. "Lo ngode? Tapi, kan, gue udah ngucap qobul." "Lo ketagihan gue halalin?" Satu lagi tentang Imam, cowok itu selalu iseng dengan orang-orang tertentu. Yang satu tukang ngisengin orang, yang satu tukang salting ala-ala dedemit. "Ketika jatuh cinta pilihannya hanya dua. Bersatu dalam akad atau berpisah dalam taat."

More details
WpActionLinkContent Guidelines