Nakagawa Kento, pria berekspresi datar, ulet dalam bekerja, ambisius, kalem, misterius selalu tenang di setiap situasi. Namun, ketika menyangkut Marshanda dia selalu kehilangan sifat tenangnya, dia bisa menjadi seseorang yang amat sangat kejam jika diinginkan. Seorang pria yang memiliki posesif tinggi kepada Marshanda. Disamping perasaan yang ia miliki kepada Marshanda, dia tidak pandai mengungkapkan apapun lewat kata atau sekedar tindakan kecil. Yang dia tahu adalah Marshanda miliknya. Bisa dibilang ia adalah salah satu soft spoken manipulator terhandal.
Marshanda, seorang wanita pekerja kantoran, selalu berhasil mengecoh orang-orang sekitarnya kalau dia tidak punya masalah apa-apa karena aura positif yang dipancarkan. Padahal aslinya adalah manusia stres, bingung, kehilangan arah. Bisa dibilang Marshanda memiliki sifat jujur, pandai memberikan saran, a good observant, terlalu polos, tapi satu hal yang dia tidak ketahui bahwasannya dia memiliki obsesi berlebihan jika sudah mencintai seseorang. Orang itu adalah sahabatnya sejak SMK sendiri, bernama Dion.
***
All Rights Reserved.
Without limiting the rights under copyright above, no part of this publication may be reproduced, stored or introduced into a retrieval system or transmitted, in any form or by any means. (Electronic, mechanical, photocopying, recording or otherwise) of both the copyright owner and the above publisher of this book)
WARNING!!!
Bab-bab yang di up hanya dengan tujuan promosi.
Semua berawal dari malam pertemuan terkait pernikahan politik, yang seharusnya di hadiri oleh kakak keduanya, tapi Hana malah datang menyamar sebagai sang kakak, membantu kakak keduanya untuk menolak El Murad Pasha-salah seorang konglomerat ternama di kota X.
Tapi setelah malam itu, Pasha malah terus- menerus memburu Hana bak serigala buas yang telah menargetkan mangsanya.
Hingga suatu hari, keduanya memutuskan untuk membuat sebuah kesepakatan. Tanpa surat perjanjian dan hanya ancaman Pasha sebagai jaminan.
"Jika kau berani bersikap tidak sesuai kesepakatan, maka aku akan menjadikan mu milikku secara paksa"
"..." Hana tercekat di tempat.
"Baik itu menyembunyikan mu di sebuah pulau atau mungkin mengurung mu di sebuah mansion-" Mata elang Pasha tersenyum dingin, "Kau tau itu bukan hal sulit untuk ku lakukan"
"..." Hana terguncang, merasa seperti dunianya terenggut sudah.
Hana pernah memimpikan pernikahan yang sempurna- bahagia, penuh cinta dan setia sampai akhir. Tapi menikah dengan seorang bos toxic, dingin dan posesif seperti Pasha, akankah impian Hana terwujud?