BERTAUT
  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 13, 2024
Ketika orang-orang yang memiliki luka dipertemukan dalam kegelapan. Akankah setitik cahaya mampu membawa mereka pada kebahagiaan atau hanya rasa sakit dan penderitaan yang bisa mereka rasakan? "Seperti gurun Sahara. Hanya ada hampa, gersang, dan sunyi dalam setiap detiknya." -- Sahara. "Nama gue Jenggala. Layaknya hutan yang tandus dan kekeringan, yang gue butuhkan adalah air. Sialnya gue malah jatuh cinta sama Sahara." -- Jenggala. "Gue selalu berada di antara dua hal. Kebohongan dan kebenaran, rasa sakit dan penderitaan, juga Sahara dan Jenggala. Apa karena nama gue Anantara?" -- Anantara.
All Rights Reserved
#359
kebohongan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tulisan Sastra✔
  • Misunderstand
  • FIZYA
  • Di Balik Bayang Asa
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Langit Tak Mengizinkan Kita Berteduh
  • Endless Summer [TAHAP REVISI]
  • GREENSTA [END]
  • ARDIRA [SELESAI]
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )

[SUDAH TERBIT] "Sahara, hidup itu perihal menyambut dan kehilangan. Kamu tahu lagu Sampai Jumpa-nya Endank Soekamti, kan? ya kira-kira begitu lah. Tapi kamu tahu alasan kenapa manusia punya perasaan? sebab itu adalah satu-satunya cara kamu mengingat dengan kesan yang tak habis-habis. Jadi jangan terlalu sedih jika menemukan kehilangan-kehilangan lainnya. Sedihlah seperlunya, lalu ingat bahwa sebenarnya kamu tidak benar-benar kehilangan. Sesuatu itu abadi dalam kenang yang kamu bawa dalam perasaanmu. Sampai sini paham, kan?" "Sastra, kamu lupa tentang satu hal. Semakin singkat suatu cerita, semakin dalam luka yang tertoreh. Kehilangan memang akan terus terjadi. Tapi kalau boleh aku memilih, aku belum siap kehilangan kamu." Catatan: baca cerita ini di rumah aja, jangan ditempat umum. Demi keselamatan kita bersama. Terima kasih. Copyright© Tenderlova, 2020 LovRinz Publishing Hak cipta dilindungi undang-undang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines