BERTAUT
  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 13, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Ketika orang-orang yang memiliki luka dipertemukan dalam kegelapan. Akankah setitik cahaya mampu membawa mereka pada kebahagiaan atau hanya rasa sakit dan penderitaan yang bisa mereka rasakan? "Seperti gurun Sahara. Hanya ada hampa, gersang, dan sunyi dalam setiap detiknya." -- Sahara. "Nama gue Jenggala. Layaknya hutan yang tandus dan kekeringan, yang gue butuhkan adalah air. Sialnya gue malah jatuh cinta sama Sahara." -- Jenggala. "Gue selalu berada di antara dua hal. Kebohongan dan kebenaran, rasa sakit dan penderitaan, juga Sahara dan Jenggala. Apa karena nama gue Anantara?" -- Anantara.
All Rights Reserved
#7
anantara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Astara
  • AILY DAILY
  • Misunderstand
  • Langit Tak Mengizinkan Kita Berteduh
  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • SCHOOL DEATH (END)
  • 00.00
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • Elegi Rasa : Pergi
Astara

[ UPDATE SETIAP HARI SENIN ] ... Mana yang lebih menyakitkan? Berjuang tapi terabaikan, ingin melupa tapi hati tak sampai, berakhir dengan bertahan dalam luka sendirian. Atau, mengalah dengan keadaan, mencintai tanpa bisa mengungkapkan, membohongi perasaan hingga terasa menyakitkan? Ini tentang gadis yang kehilangan kebahagiaan. Semenjak suatu kejadiaan yang mengeringkan air kehidupannya, Ara mencoba bertahan melepas kesedihan, tapi masalah tak henti datang memburunya. Terlebih Baswa, sumber kebahagiaannya telah lepas dari genggaman. Bisakah gadis penuh luka itu meraih kembali bahagianya? note : di sini terdapat banyak orang orang kuat. Bukan kuat tenaga, namun kuat hati dalam menghadapi rintangan kehidupan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines