Kapan Nikah?

Kapan Nikah?

  • WpView
    Membaca 530
  • WpVote
    Vote 56
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Feb 1, 2024
WpInfo
Fiksi
Romansa
Capek nggak sih harus dituntut untuk segera menikah karena umur? Padahal sudah cari ke sana kemari tapi belum ada yang cocok. Dianggap banyak mau dan kriteria yang di atas rata-rata. Padahal emang belum ada yang naksir. Usia 29 tahun Olivia dipenuhi dengan drama perjodohan oleh mamanya. Segala cara dilakukan oleh sang mama agar wanita itu bisa menikah. Mulai dari mengadakan kencan buta, bahkan paling parahnya lagi mamanya berencana mengajak dia ke dukun untuk membuka aura. Pasrah dengan segala paksaan itu. Dia akan menurut kalau semisal ada pria lajang, tampan, kaya, mandiri, tidak bergantung pada orang tua. Dia akan menerima lamaran itu seketika. Tapi Olivia juga harus menelan kenyataan, bahwa dia harus tetap mencari jodoh sebelum dilangkahi keponakannya yang sebentar lagi akan menikah. "Siapa pun yang ngajak gue nikah. Gue bakalan mau. Nggak lucu dilangkahi keponakan dan langsung jadi nenek di usia muda." 31/01/2024
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#291
noveldewasa
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Lubuk Aksara
  • The Crazy Wedding
  • Pangeran Itu SULTAN
  • Alpha Secret (Cha Eunwoo)
  • YOUNG DADDY (On Going)
  • My Husband Is Korean
  • Duda Lebih Menggoda (END)
  • Nearby Relations
  • °メDipaksa Kawinメ° [SELESAI]~
  • My little wife

WARNING!!! BELUM REVISI Airin merupakan wanita berumur kepala tiga yang berstatus lajang. Ketika teman-teman sudah memiliki buntut dia masih betah sendiri, menikmati masa sendirian. Dia bekerja di sebuah penerbit buku yang lumayan besar di kotanya. Dia hidup berdua dengan sang ibu sehingga dia memilki kesan yang cukup cuek dan juga tidak perduli dengan sekitar. Tinggal di ibu kota membuat dia juga semakin membatasi diri dengan lingkungan yang lain. Airin betah melajang di umur kepala tiga dan itu membuat ibunya sakit kepala yang luar biasa. "Mu sampai kapan, kamu tetap akan melajang?" aku menghela nafas dengan kasar sembari meneruskan satu persatu kata yang mulai ku tulis. "Nanti Bu." jawabku dengan mengetik kembali tulisan yang apa yang aku sudah pikirkan. "Kau bukan remaja lagi, tapi kau sudah dewasa. Jangan terpuruk itu sudah lama tapi kamu masih berada di lingkaran setan terus menerus?" aku terdiam sejenak lalu tetap melanjutkan setiap kata yang terpikirkan olehku dan menghiraukan ucapan dari Ibuku. Itulah perdebatan antara anak dan Ibu yang selalu menanyakan, "kapan aku menikah," dan juga "kapan aku bisa bangkit dari masa lalu yang kelam?" Aku benci pertanyaan itu, jika yang bertanya bukan Ibuku pasti aku ku lempar menggunakan sepatuku. Andaikan Ibu tahu bahwa sejak itu pula aku membenci lelaki dan juga aku sangat malas dekat dengannya. 24-02-2024 Berondong 8/585 10-03-2024 Pendek 11)4,6 ribu

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan