Memorialise

Memorialise

  • WpView
    OKUNANLAR 33
  • WpVote
    Oylar 2
  • WpPart
    Bölümler 2
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Sal, Ara 3, 2024
WpInfo
Kurgu
Gizem
"Kita hidup di bawah naungan semesta. Adil tidaknya secara naluriah miliaran makhluk tentu saja ingin berada di garda keadilan." "Tenggelam di dalam kerumunan merupakan momen yang berkesan. Sayangnya, aku bukanlah orang yang berkesan baik sehingga tak sedikit pun dikenang oleh banyak orang. Termasuk kau, Bianca." "Kita pernah bertemu, beberapa kali. Namun tak ada satu pun yang mengingat keberadaanku, bahkan namaku sendiri." Pesan kian pesan masuk menuju ponsel Bianca dari nomor sama yang tak dikenal. Awalnya gadis berambut sebahu itu berusaha abai, namun semakin lama, pesan aneh itu semakin mengusiknya. Rasa penasarannya muncul ketika sang pemilik nomor tak dikenal memperkenalkan diri sebagai Reiza Daffa Adiwijaya, mahasiswa yang mengaku sebelumnya pernah satu kelas dengan Bianca di tahun 2021. Reiza tanpa henti menerornya seakan meminta keadilan yang tak pernah didapatkan. Masalahnya, Bianca tidak mengenali pemuda itu.
Tüm hakları saklıdır
#330
winter
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • LDR
  • Bundahara || Renjun ✔
  • Dear Renza [TERBIT]
  • Sadewa (END)
  • My Bully My Obsession GxG(Season 2)
  • Dèjà Brew
  • PENA ASMARA | TAMAT✅
  • Hidden Gang | Enhypen Le Sserafim: Hybe [✓]
  • Anak DESA ✔
LDR

"Kenapa?"-Bianca Aurelia Malvina "Nggak"-Reza Daylon Pratama "Kamu sekarang lebih irit bicara,kasih alasan yang jelas kenapa kamu berubah sikap, kamu tidak bisa perlakukan aku seperti ini terus menerus" ucap Bianca lemah "Tolong menjauh dari gue" ucap Reza dengan tatapan dingin. "Nggak.. alasannya apa? ini nggak masuk akal za" Bianca menghela nafas dengan gusar dengan tubuh bergetar. "Dasar cewek". Desis Reza dengan tersenyum kecut. "Aku akan terus bertahan" ucap Bianca menundukkan kepalanya Reza membulatkan matanya. "Lo udah gila?" Ucap Reza dengan menahan kesal dan langsung pergi meninggalkan Bianca sendirian di kafe. Tanpa disadari,air mata pun lolos dipipinya. Bianca tersenyum, dia tidak tahu harus berbuat apa lagi agar Rezanya itu bisa kembali bersama dengannya lagi, apa Reza masih mencintainya? Apa Bianca harus mempertahankannya karena sudah menjalin hubungan sampai bertahun. Atau Bianca harus melupakannya? Tetapi saya pikir Bianca tidak akan bisa melupakannya.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi