Twin Blood

Twin Blood

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 10, 2024
WpInfo
Fiction
Horror
Dyah yang mendengar kabar kematian saudari kembarnya Dhita, mendapati banyak kajanggalan yang penuh tanda tanya. Bersama teman dekatnya Calvin, mereka pindah ke kota, ke sekolah Dhita. Dengan tekad dan dukungan seadanya, Dyah mulai menyamar sebagai saudarinya, mencoba untuk menguak semua misteri yang ada, membawa misi balas dendam yang mengarah pada Aiden, pacar dari saudari kembarnya. Ditulis oleh: •Nanami •Dodon •Yuni •Rezy •Ira Ilustrasi sampul oleh: •Rifal •Rina Dipublikasikan oleh: IMPIAN NUSANTARA ACTIVITY
All Rights Reserved
#29
acting
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Transmigrated as twins
  • ALVASANDRA
  • My Twins (End)
  • I'm Rafkal Not Raskal !!
  • Di Balik Tirai Merah
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • the last of the twelve sisters

Rafa dan Dava adalah dua sahabat yang sama sama aktif, toxic dan bertengkar dalam hal kecil, namun selalu kembali berbaikan setelah 3 menit kemudian. Rafa, meski punya asma, aktifnya sangat luar biasa, membuat guru jadi sakit kepala, dan tak pernah kapok meski setelahnya harus mendapatkan udara lewat masker oksigen atau inhaler. Dava pun begitu. Mereka satu hati, satu jiwa, dan selalu satu pikiran. Rafa terluka, ia ikut terluka, Rafa dihukum, ikut dihukum, Rafa sakit, ia tak ikut sakit. layaknya anak kembar. Suatu hari, kebakaran besar melanda sekolah mereka. Rafa terjebak di UKS, dan Dava, yang sudah keluar duluan, kembali ke dalam untuk menyelamatkan Rafa. tapi, ya begitulah takdir. mereka mati tertimpa reruntuhan, sebelum bisa keluar. dan Rafa, sudah lebih dulu pergi di pelukan Dava karena terlalu banyak menghirup asap yang membuat Paru paru nya terbakar. ketika terbangun... "Anjir, lo siapa? " "Gue Rafa." "bohong, muka lo gak ganteng kek gini, anjay." "lah, anjir. lo siapa sok kenal gue?! " "Dava, gue. " "bohong, Dava juga gak punya muka ganteng. yeeuuu asbun, lo." "eh anjir. gue kan dah mati, sialan! gue Rafa!" "lah iya, gue juga mati pas nolongin si Rafa! " "Sialan! jadi... " KITA PINDAH BADAN, GITU?! " Cerita baru~ suasana baru~ misi baru~ hasil pemikiran sendiriii, terlalu banyak inspirasi ampe susah tidur~ *ngobatin Papi Sapier, pake cerita si kembar baru, neh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines