Silent Cafe

Silent Cafe

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 12, 2024
Isabella, selebriti yang belakangan ini namanya muncul di mana mana. Sampai tidak bisa menikmati segelas capuccino dengan tenang hanya karena banyak fans, wartawan, bahkan barista kafe setempat pun ikut meminta beberapa foto. Itu pun kalau izin. Sampai akhirnya Isabella menemukan kedai kopi kecil di pinggir kota yang tidak terlalu ramai atau terkadang sepi dan barista disana sekaligus pemiliknya sangat pendiam. Sangat pendiam. Hingga Isabella secara rutin menyempatkan waktu untuk sekedar duduk disana. Sebenarnya apa yang dia lakukan?
All Rights Reserved
#33
soft
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lamar Gue!
  • Andanan Coffee
  • Love In A Coffee Shop [Bisa Baca Di Karyakarsa]
  • [ COMPLETED] AFTER WORK
  • Bukan Stalker [TAMAT]
  • Bittersweet Coffee Cake [COMPLETED]
  • Barista Gagah!
  • Perfect uncle ✓

"LAMAR GUE!" Perempuan di hadapan gue teriak dengan lantang, bikin semua orang yang ada di Cafe HurryUp noleh ke arah kami. "Cen, lo panas lagi?! Gue anter balik ayok." Gue tarik tangan Cecen, menghindari tatapan manusia-manusia kepo yang ada di sini. Tapi Cecen nepis tangan gue kuat-kuat, dan teriak untuk ke sekian kalinya. Dia melotot, idungnya kembang kempis, air mukanya merah padam, kepalanya berasap. Gue salah apa, sih?! Disclaimer : Cerita ini hanya fiksi, adapun bila ada kesamaan dalam penamaan tokoh, latar tempat, waktu dan lain-lain, itu bukan faktor kesengajaan. Cover : Pinterest + Canva

More details
WpActionLinkContent Guidelines