Angin Tanpa Arah

Angin Tanpa Arah

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 20, 2024
Kisah dimana dua kakak beradik yang hilang arah. Karena ditinggal kedua orang tua nya sejak kecil. Mereka tidak tau apa makna kehidupan sedari awal. Andi Sanjaya adalah kakak dari dua bersaudara, dan adik nya Farsya Diana. Mereka hidup berdampingan dengan bisingnya suara mesin dan klakson kendaraan, dan tak lupa dengan diiringi angin malam. Sang kakak yang berusaha mati matian untuk mendapatkan sesuap nasi demi dirinya dan juga adiknya. Dendi Raharga, adalah sosok anak jalanan yang hidup sebatang kara. Ia tinggal di bawah kolong jembatan untuk menyambung hidup nya. Suatu ketika Andi dan Farsya bertemu dengan Dendi yang sedang mencari sepeser rupiah di dekat lampu merah yang sedang melaksanakan tugasnya demi sesuap nasi. Dan mereka pun saling berkenalan lalu memutuskan untuk tinggal bersama, sehingga mereka merasakan rasanya kebersamaan. Rumah yang dulu Andi kira tidak akan terbentuk, dengan datang nya seorang Dendi ke dalam hidup nya, membuat ia bisa merasakan apa itu makna dari rumah. Memang sungguh pilu, menikmati rasa kantuk yang diiringi dengan hembusan angin malam dan juga bising nya kendaraan. namun hal itulah yang akan mereka ingat ketika mereka sudah sukses dikemudian harinya.
All Rights Reserved
#78
andi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Life That Turns
  • cinta dingin sang ketos
  • Cinta Pertamaku
  • SetaLyna
  • Senja Kaylara [ END ]
  • Senja dan Jingga
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • Mentari Tak Harus Bersinar (Dokter-Dokter)MASIH LENGKAP
  • Anggrek api dan Mata ketiga

Keluarga Eli adalah gambaran sempurna dari kebahagiaan yang menjadi impian banyak orang. Ayahnya seorang pengusaha sukses, ibunya sosok penuh cinta yang menghangatkan rumah mereka, dan keempat anaknya tumbuh dalam kasih sayang yang melimpah. Kehidupan mereka dipenuhi tawa dan kebahagiaan, dengan malam-malam makan bersama yang tak pernah terlewatkan, dan perayaan kecil untuk setiap pencapaian yang diraih. Eli, sebagai kakak tertua, merasa bangga menjalankan perannya sebagai pelindung bagi adik-adiknya. Gita yang pendiam namun cerdas, Dhea yang jahil dengan selera humor yang tak pernah gagal membuat semua tertawa, dan Muthe yang manja tetapi begitu menggemaskan. Bagi mereka, dunia adalah tempat yang indah, dan keluarga adalah pusat dari segala kebahagiaan. Namun, takdir sering kali memiliki cara yang kejam untuk mengubah segalanya. Sebuah kecelakaan tragis merenggut nyawa sang ibu, meninggalkan kehampaan yang tak terlukiskan dalam hati mereka. Kehilangan itu tidak hanya mencuri sosok yang menjadi jiwa keluarga, tetapi juga mengubah ayah mereka menjadi seseorang yang asing. Pria yang dulu menjadi sumber kekuatan dan inspirasi kini berubah menjadi sosok yang dipenuhi kemarahan. Amarahnya yang tak terkendali sering kali berujung pada kekerasan terhadap anak-anaknya. Eli, yang sebelumnya merasa bangga menjadi pelindung, kini menghadapi tantangan terbesar dalam hidupnya: menjaga keluarganya tetap utuh di tengah badai kehancuran. Dia harus menjadi tameng bagi adik-adiknya, menanggung beban yang begitu berat, sementara hatinya sendiri juga penuh luka. Kehidupan keluarga Eli yang dulu seperti dongeng kini berubah menjadi mimpi buruk yang tak berkesudahan. Namun, dalam kegelapan itu, mereka tetap berjuang untuk menemukan secercah cahaya, menggenggam harapan bahwa suatu hari, kebahagiaan akan kembali mengetuk pintu mereka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines